{"id":3450,"date":"2021-11-05T15:00:46","date_gmt":"2021-11-05T08:00:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.esgi.ai\/?p=3450"},"modified":"2022-03-01T16:20:23","modified_gmt":"2022-03-01T09:20:23","slug":"apa-itu-audit-internal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-audit-internal\/","title":{"rendered":"Apa Itu Audit Internal? Pengertian, Tugas, dan Ide Penelitian"},"content":{"rendered":"<p>Dalam perusahaan besar, pastinya terdapat sebuah fungsi yang bertugas untuk memastikan bahwa tata kelola perusahaan berjalan dengan baik dan efektif. Fungsi tersebut dijalankan oleh para auditor internal. <strong>Apa itu audit internal? Apa tugas dan wewenang Audit Internal itu? Apa itu perbedaannya audit internal dengan audit eksternal? Apakah audit internal bisa diteliti?<\/strong> Simak penjelasannya dalam artikel ini.<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Audit Internal<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Peraturan OJK No. 56 Tahun 2015, audit internal adalah suatu kegiatan <em>assurance <\/em>(pemberian keyakinan) dan konsultasi yang bersifat independen dan objektif, dengan tujuan untuk meningkatkan nilai dan memperbaiki operasional perusahaan, melalui pendekatan yang sistematis, dengan cara mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas manajemen risiko, pengendalian, dan proses tata kelola perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kata lain, audit internal bertanggung jawab untuk memberikan <em>assurance (<\/em>keyakinan) yang independen dan objektif bagi operasional, manajemen risiko, pengendalian, dan proses tata kelola perushaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(corporate governance). <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengemban tanggung jawab ini, perusahaan publik diwajibkan memiliki Unit Audit Internal.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Unit Audit Internal<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuai dengan namanya, Unit Audit Internal merupakan sebuah satuan kerja yang bertanggung jawab atas fungsi audit internal perusahaan: <\/span><a href=\"https:\/\/na.theiia.org\/translations\/PublicDocuments\/IPPF-Standards-2017-Indonesian.pdf\"><span style=\"font-weight: 400;\">tata kelola, manajemen risiko, dan pengendalian<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai unit kerja, Unit Audit Internal terdiri dari 1 orang auditor internal atau lebih, dengan 1 orang di antaranya diangkat menjadi kepala unit. Apabila Unit Audit Internal hanya terdiri dari 1 orang, maka auditor tersebut juga merupakan kepala Unit Audit Internal. Jumlah auditor internal dalam unit dapat disesuaikan dengan besaran dan tingkat kompleksitas kegiatan usaha perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menjaga independensi, Unit Audit Internal, diwakili oleh Kepala Unit Audit Internal, melapor langsung kepada direktur utama (bagian dari Dewan Direksi) paling tidak setahun sekali. Proses pemilihan Kepala Unit Audit Internal pun langsung dilaksanakan oleh dewan, dengan pengangkatan dan pemberhentian dilakukan oleh direktur utama atas persetujuan Dewan Komisaris.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Persyaratan Menjadi Auditor Internal<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan OJK No. 56 Tahun 2015 telah mengatur persyaratan auditor internal dalam Unit Audit Internal, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki integritas dan perilaku yang profesional, independen, jujur, dan objektif dalam pelaksanaan tugasnya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai teknis audit dan disiplin ilmu lain yang relevan dengan bidang tugasnya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki pengetahuan tentang peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan terkait lainnya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki kecakapan untuk berinteraksi dan berkomunikasi, baik lisan maupun tertulis, secara efektif<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mematuhi standar profesi yang dikeluarkan oleh asosiasi Audit Internal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mematuhi kode etik Audit Internal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menjaga kerahasiaan informasi dan\/atau data perusahaan terkait dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Audit Internal kecuali diwajibkan berdasarkan peraturan perundang-undangan atau penetapan atau putusan pengadilan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan manajemen risiko<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bersedia meningkatkan pengetahuan, keahlian, dan kemampuan profesionalismenya secara terus menerus<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain Peraturan OJK di atas, persyaratan menjadi auditor internal juga diatur dalam Standar Internasional Praktik Profesional Audit Internal 1200, yang dikeluarkan The Institute of Internal Auditors pada tahun 2016.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Tugas dan Wewenang Auditor Internal<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui Unit Audit Internal, tugas auditor internal diatur dalam Pasal 7 Peraturan OJK No. 56 Tahun 2015, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyusun dan melaksanakan rencana audit internal tahunan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan kebijakan perusahaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, sumber daya manusia (SDM), pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat manajemen<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada direktur utama dan Dewan Komisaris<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memantau, menganalisis, dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bekerja sama dengan Komite Audit<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit internal yang dilakukannya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melakukan pemeriksaan khusus apabila dibutuhkan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kata lain, auditor internal melalui Unit Audit Internal bertanggung jawab sejak proses perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, hingga evaluasi kinerja audit internal yang meliputi seluruh bidang\/departemen di perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab ini, Unit Audit Internal berwewenang untuk:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengakses seluruh informasi yang dibutuhkan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berkomunikasi langsung dengan Dewan Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengadakan rapat secara berkala dengan Dewan Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berkoordinasi dengan auditor eksternal dalam menjalankan tugasnya<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan Audit Internal dan Eksternal<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun sama-sama melakukan audit, terdapat beberapa perbedaan penting antara audit internal dan external <\/span><a href=\"https:\/\/www.iia.org.uk\/about-us\/what-is-internal-audit\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">(IIA, n.d.; AccountingTools, 2021)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\">\n<p style=\"text-align: center;\"><b>Audit Internal<\/b><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\">\n<p style=\"text-align: center;\"><b>Audit Eksternal<\/b><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><b>Melapor kepada<\/b><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dewan Direksi (internal perusahaan)<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemegang saham\/masyarakat (eksternal perusahaan)<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><b>Posisi dalam perusahaan<\/b><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karyawan<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Eksternal (karyawan perusahaan lain)<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><b>Tujuan<\/b><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan pengendalian<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap laporan keuangan dengan memberikan opini audit<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><b>Ruang lingkup pekerjaan<\/b><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seluruh risiko<\/span><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Laporan keuangan, risiko pelaporan keuangan<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\">\n<p style=\"text-align: center;\"><b>Tanggung jawab peningkatan kinerja<\/b><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggi, karena salah satu tujuan utama audit internal adalah meningkatkan efektivitas tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan pengendalian<\/span><\/p>\n<\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada, hanya melaporkan masalah<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Jangka waktu audit<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sepanjang tahun<\/span><\/td>\n<td>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">1 kali\/tahun (hanya mengaudit laporan keuangan akhir tahun)<\/span><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Ide Penelitian Mengenai Audit Internal<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Audit internal merupakan elemen yang penting dan dapat dikaitkan dengan banyak elemen lain dalam perusahaan karena tanggung jawabnya yang luas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa penelitian terdahulu menemukan bahwa:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Audit internal tidak memiliki dampak signifikan terhadap manajemen laba (<\/span><a href=\"https:\/\/jurnal.unmer.ac.id\/index.php\/jkdp\/article\/view\/1029\"><span style=\"font-weight: 400;\">Restuningdiah, 2011<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">), namun riset lain menemukan bahwa audit internal dapat memoderasi manajemen laba (<\/span><a href=\"https:\/\/meridian.allenpress.com\/accounting-review\/article-abstract\/84\/4\/1255\/53177\/Internal-Audit-Quality-and-Earnings-Management\"><span style=\"font-weight: 400;\">Prawitt et al., 2009<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kontribusi audit internal merupakan determinan yang signifikan terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">external audit fee <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(<\/span><a href=\"https:\/\/onlinelibrary.wiley.com\/doi\/abs\/10.1111\/1475-679X.00026?casa_token=57iemik0c6kAAAAA:_mzNLrc9xGZnb8YmkIvZ4Yb2G7EXTXBcyx6dOqRMOAX8SvpSTxHMkQTUPzSzvrmZKOU6SNuNaKCRlwRS\"><span style=\"font-weight: 400;\">Felix, Jr. et al., 2001<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Audit internal memiliki hubungan positif dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">external audit fee<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><a href=\"https:\/\/onlinelibrary.wiley.com\/doi\/abs\/10.1111\/j.1467-629X.2006.00174.x?casa_token=om-GTSrw0OYAAAAA:LIV3FwmnzImu60vFDYbdNvYdAee7o8_iBXakclzuLBzDVLaecR6_U9w1VE7IlVOt36jPgUM6pTpT1xt7\"><span style=\"font-weight: 400;\">Goodwin-Stewart &amp; Kent, 2006<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikarenakan adanya perbedaan dalam penemuan (yang bisa jadi berkaitan dengan ruang lingkup regional penelitian), salah satu penelitian yang dapat kamu lakukan adalah <\/span><b>mereplika penelitian terdahulu menggunakan bukti terkini dari perusahaan publik Indonesia.<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, kamu juga daat meneliti mengenai dampak karakteristik auditor internal terhadap aspek lain perusahaan (contoh: manajemen laba, kinerja finansial, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">audit fee<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), misalnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Gender diversity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">auditor internal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Keberagaman usia auditor internal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lama jabatan auditor internal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Latar belakang pendidikan auditor internal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Latar belakang profesional auditor internal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Koneksi politik &amp; militer auditor internal<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih bingung ingin meneliti tentang apa? Berikut adalah beberapa ide penelitian mengenai audit internal:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh audit internal terhadap manajemen laba, menggunakan bukti tahun 2010-2019 di Indonesia<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh audit internal dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">audit fee<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh keberagaman audit internal terhadap manajemen laba<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh struktur kepemilikan perusahaan (family\/state\/asing\/manajerial) terhadap karakteristik auditor internal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh audit internal terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">audit report lag<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh audit internal terhadap audit partner (Big 4\/tidak)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Variabel-variabel ini tersedia di <\/b><a href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/\"><b>ESGI Dataset<\/b><\/a><b>, lho! <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Kunjungi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mengetahui lebih lengkap mengenai variabel apa saja yang tersedia untuk diunduh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih bingung bagaimana cara membeli datanya? Temukan langkah-langkahnya dalam <\/span><a href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/cara-membeli-data-di-esgi-dataset\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">artikel ini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><b>Mari #RisetTanpaRibet dengan ESGI Dataset!<\/b><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam perusahaan besar, pastinya terdapat sebuah fungsi yang bertugas untuk memastikan bahwa tata kelola perusahaan berjalan dengan baik dan efektif. Fungsi tersebut dijalankan oleh para auditor internal. Apa itu audit internal? Apa tugas dan wewenang Audit Internal itu? Apa itu perbedaannya audit internal dengan audit eksternal? Apakah audit internal bisa diteliti? Simak penjelasannya dalam artikel &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-audit-internal\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Apa Itu Audit Internal? Pengertian, Tugas, dan Ide Penelitian<\/span> Selengkapnya &raquo;<\/a><\/p>","protected":false},"author":5,"featured_media":3453,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-global-header-display":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":""},"categories":[38],"tags":[88,94],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu Audit Internal? Pengertian, Tugas, dan Ide Penelitian -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Audit internal bertanggung jawab memberikan keyakinan objektif bagi operasional, manajemen risiko, pengendalian, dan proses kelola perusahaan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-audit-internal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Audit Internal? Pengertian, Tugas, dan Ide Penelitian -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Audit internal bertanggung jawab memberikan keyakinan objektif bagi operasional, manajemen risiko, pengendalian, dan proses kelola perusahaan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-audit-internal\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-05T08:00:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-01T09:20:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/businessman-accountant-working-audit-and-calculati-2021-08-31-04-12-36-utc-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Saras Sutedja\">\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/\",\"name\":\"ESGI\",\"description\":\"INTELLIGENCE\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-audit-internal\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/businessman-accountant-working-audit-and-calculati-2021-08-31-04-12-36-utc-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707,\"caption\":\"Businessman accountant working audit and calculating expense financial annual financial report balance sheet statement, doing finance making notes on paper checking document.\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-audit-internal\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-audit-internal\/\",\"name\":\"Apa Itu Audit Internal? Pengertian, Tugas, dan Ide Penelitian -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-audit-internal\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-11-05T08:00:46+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-01T09:20:23+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#\/schema\/person\/d948168cf1dfdec32420b158e45c1d5a\"},\"description\":\"Audit internal bertanggung jawab memberikan keyakinan objektif bagi operasional, manajemen risiko, pengendalian, dan proses kelola perusahaan.\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-audit-internal\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#\/schema\/person\/d948168cf1dfdec32420b158e45c1d5a\",\"name\":\"Saras Sutedja\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e95c9ab6328fd6f4bb25f3d85260f093?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Saras Sutedja\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3450"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3450"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3450\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3698,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3450\/revisions\/3698"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3453"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3450"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3450"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3450"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}