{"id":3498,"date":"2021-11-15T11:36:16","date_gmt":"2021-11-15T04:36:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.esgi.ai\/?p=3498"},"modified":"2022-03-01T16:19:56","modified_gmt":"2022-03-01T09:19:56","slug":"apa-itu-return-on-assets","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-return-on-assets\/","title":{"rendered":"Apa itu ROA (Return on Assets)? Pengertian, Fungsi, Ide Penelitian"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam akuntansi dan bisnis, kita mengenal banyak rasio yang dapat digunakan untuk mengukur performa sebuah perusahaan, salah satunya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA). <\/span><b>Apa itu <\/b><b><i>return on assets<\/i><\/b><b> (ROA)? Bagaimana cara menghitungnya? Apa itu fungsi ROA? Apa ROA itu bisa dijadikan variabel penelitian seperti skripsi dan tesis?<\/b><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA)<\/span><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA) adalah sebuah rasio profitabilitas yang mengukur kemampuan perusahaan memperoleh laba (profit) dari total aktiva (asset) yang dimiliki <\/span><a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/r\/returnonassets.asp\"><span style=\"font-weight: 400;\">(Hargrave, 2021)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Dengan ROA, manajer, analis, dan investor dapat menilai seberapa efisien sebuah perusahaan menggunakan aktiva\/asetnya untuk memperoleh laba <\/span><a href=\"https:\/\/www.forbes.com\/advisor\/investing\/roa-return-on-assets\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">(Birken, 2021)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA)<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA) adalah:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><b>ROA = Laba Bersih setelah Pajak \/ Total Aktiva<\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">atau<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><b>ROA = (Laba Bersih setelah Pajak \/ Total Aktiva) x 100%<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin tinggi ROA perusahaan, semakin produktif dan efisien perusahaan tersebut dalam menggunakan aktiva\/asetnya dalam memperoleh laba <\/span><a href=\"https:\/\/corporatefinanceinstitute.com\/resources\/knowledge\/finance\/return-on-assets-roa-formula\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">(CFI, n.d.)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Berapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA) yang Baik?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada umumnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA) yang baik adalah 5% atau lebih, dan di atas 20% sudah sangat baik (<\/span><a href=\"https:\/\/www.businessinsider.com\/return-on-assets\"><span style=\"font-weight: 400;\">Zinn, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">; <\/span><a href=\"https:\/\/www.forbes.com\/advisor\/investing\/roa-return-on-assets\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Birken, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">). Namun, seorang peneliti juga harus memperhatikan perusahaan kompetitor, industri, dan jangka waktu dalam menentukan tingkat ROA yang baik dan membandingkan performa perusahaan menggunakan ROA.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA)<\/span><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA) adalah rasio yang penting dalam mengukur kinerja perusahaan. Terdapat dua fungsi ROA dalam penelitian: untuk melihat kinerja sebuah perusahaan dari waktu ke waktu dan membandingkan kinerja sebuah perusahaan dengan kompetitornya (<\/span><a href=\"https:\/\/corporatefinanceinstitute.com\/resources\/knowledge\/finance\/return-on-assets-roa-formula\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">CFI, n.d.<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Melihat kinerja sebuah perusahaan dari waktu ke waktu<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang peneliti dapat melihat perkembangan ROA sebuah perusahaan seiring berjalannya waktu. Apabila ROA perusahaan tersebut naik, dapat disimpulkan bahwa seiring berjalannya waktu, perusahaan tersebut dapat menghasilkan lebih banyak laba dari aktiva yang dimilikinya. Sebaliknya, apabila ROA perusahaan tersebut turun, dapat disimpulkan bahwa perusahaan tersebut tidak menggunakan aktivanya dengan baik dalam memperoleh laba, terjebak dalam investasi yang tidak baik, dan bisa saja semakin bermasalah kedepannya (<\/span><a href=\"https:\/\/www.forbes.com\/advisor\/investing\/roa-return-on-assets\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Birken, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Membandingkan ROA perusahaan dengan kompetitornya<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang peneliti juga dapat membandingkan ROA sebuah perusahaan dengan kompetitornya di industri yang sama. Industri yang membutuhkan banyak aktiva tetap untuk menjalankan operasinya (contoh: otomotif, pertambangan) cenderung memiliki ROA yang lebih rendah, namun dapat tinggi juga apabila labanya cukup tinggi (<\/span><a href=\"https:\/\/corporatefinanceinstitute.com\/resources\/knowledge\/finance\/return-on-assets-roa-formula\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">CFI, n.d.<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda harus berhati-hati dalam menggunakan ROA untuk membandingkan sebuah perusahaan dengan kompetitornya karena ukuran perusahaan dapat menjadi faktor pembeda yang sangat penting. Anda juga tidak dapat membandingkan perusahaan dari industri yang berbeda dengan ROA. Dengan demikian, penggunaan ROA yang terbaik adalah untuk membandingkan performa perusahaan dari waktu ke waktu (<\/span><a href=\"https:\/\/www.forbes.com\/advisor\/investing\/roa-return-on-assets\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Birken, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA) dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Equity<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROE)<\/span><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on equity<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROE) sama-sama mengukur efisiensi sebuah perusahaan dalam menggunakan sumber dayanya. Namun, terdapat pula beberapa perbedaan karena dua rasio ini memiliki pembagi yang berbeda (aktiva dan modal) (<\/span><a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/r\/returnonassets.asp\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hargrave, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">; <\/span><a href=\"https:\/\/www.forbes.com\/advisor\/investing\/roa-return-on-assets\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Birken, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><\/td>\n<td><b><i>Return on Assets<\/i><\/b><b> (ROA)<\/b><\/td>\n<td><b><i>Return on Equity<\/i><\/b><b> (ROE)<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Pembagi<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Aktiva<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Ekuitas pemegang saham<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Interpretasi<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mengukur efisiensi perusahaan dalam menggunakan aktivanya untuk memperoleh laba<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mengukur efisiensi perusahaan dalam menggunakan modal yang ditanamkan investornya untuk memperoleh laba<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Menghitung hutang<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, karena Aktiva = Hutang + Modal<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika hutang bertambah, ROA akan lebih rendah dari ROE<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak, karena hanya menghitung bagian modal saja<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika hutang bertambah, ROE akan lebih tinggi dari ROA<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Keunggulan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA)<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Munawir (2004) dan Hagel et al. (2013), terdapat 5 keunggulan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA):<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat dibandingkan dengan rasio industri, sehingga posisi perusahaan dalam industri dapat terlihat jelas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat mengukur efisiensi penggunaan modal secara menyeluruh<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat digunakan untuk mengukur efisiensi pada level divisi dan produk<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dapat digunakan sebagai basis kontrol dan perencanaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak mudah dipengaruhi oleh \u201cpermainan\u201d keuangan perusahaan jangka pendek, karena banyak dari aktiva perusahaan yang merupakan aktiva tetap (contoh: gedung, tanah, peralatan)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kelemahan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA)<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA) merupakan salah satu rasio profitabilitas yang paling banyak dipakai, bukan berarti rasio ini tidak memiliki kekurangan. Menurut Munawir (2004), <\/span><a href=\"https:\/\/www.forbes.com\/advisor\/investing\/roa-return-on-assets\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Birken (2021)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/r\/returnonassets.asp\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hargrave (2021)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, terdapat 3 kekurangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA):<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak bisa digunakan untuk membandingkan perusahaan dari industri yang berbeda<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat tergantung dengan metode depresiasi yang digunakan perusahaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga aktiva<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Ide Penelitian Mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA)<\/span><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA) merupakan rasio yang banyak digunakan oleh peneliti dan investor untuk menganalisa sebuah perusahaan karena kemudahannya dan datanya yang tersedia secara publik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa penelitian terdahulu menemukan bahwa:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat hubungan positif yang signifikan antara konsentrasi kepemilikan, independensi dewan, dualitas CEO, dan masa jabatan CEO terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA). Sebaliknya, terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kepemilikan institusional dan ukuran dewan terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA). <\/span><a href=\"https:\/\/www.sciencedirect.com\/science\/article\/pii\/S2212567116300259\"><span style=\"font-weight: 400;\">(Rostami et al., 2016)<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA) tdak mempengaruhi harga saham perusahaan <\/span><a href=\"https:\/\/www.semanticscholar.org\/paper\/The-Effect-of-Earning-per-Share%2C-Debt-to-Equity-and-Rusdiyanto-Hidayat\/b07f1759d879be41867e07031ef78c16acc4f99c\"><span style=\"font-weight: 400;\">(Rusdiyanto et al., 2020)<\/span><\/a><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA) memiliki efek negatif terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tax avoidance <\/span><\/i><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.24843\/EJA.2021.v31.i09.p12\"><span style=\"font-weight: 400;\">(Dharmayatri &amp; Wiratmaja, 2021)<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikarenakan adanya perbedaan dalam penemuan (yang bisa jadi berkaitan dengan ruang lingkup regional penelitian), salah satu penelitian yang dapat kamu lakukan adalah <\/span><b>mereplika penelitian terdahulu menggunakan bukti terkini dari perusahaan publik Indonesia.<\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA) dapat menjadi variabel independen maupun dependen dalam penelitian kamu. Kamu dapat menghubungkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROA) dengan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ukuran dewan direksi\/komisaris<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ukuran perusahaan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">firm size)<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Price-to-book value<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Inventory turnover<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Asset turnover<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on investment <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROI)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Capital expenditure<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan perusahaan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih bingung ingin meneliti tentang apa? Berikut adalah beberapa ide penelitian mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA):<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh sektor perusahaan terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">firm size <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ukuran perusahaan) terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA) di perusahaan publik Indonesia sektor \u2026<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh ukuran dewan direksi\/komisaris terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh kepemilikian perusahaan (keluarga\/BUMN\/asing\/manajerial) terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inventory turnover<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">asset turnover <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hubungan antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA) dalam perusahaan publik Indonesia sektor \u2026<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hubungan antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on investment <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROI) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA) dalam perusahaan publik Indonesia sektor \u2026<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">capital expenditure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA) terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">price-to-book value<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Variabel-variabel ini tersedia di <\/b><a href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/\"><b>ESGI Dataset<\/b><\/a><b>, lho! <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Kunjungi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mengetahui lebih lengkap mengenai variabel apa saja yang tersedia untuk diunduh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih bingung bagaimana cara membeli datanya? Temukan langkah-langkahnya dalam <\/span><a href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/cara-membeli-data-di-esgi-dataset\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">artikel ini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><b>Mari #RisetTanpaRibet dengan ESGI Dataset!<\/b><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam akuntansi dan bisnis, kita mengenal banyak rasio yang dapat digunakan untuk mengukur performa sebuah perusahaan, salah satunya return on assets (ROA). Apa itu return on assets (ROA)? Bagaimana cara menghitungnya? Apa itu fungsi ROA? Apa ROA itu bisa dijadikan variabel penelitian seperti skripsi dan tesis?<\/p>","protected":false},"author":5,"featured_media":3499,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-global-header-display":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":""},"categories":[38],"tags":[98,96,97],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu ROA (Return on Assets)? Pengertian, Fungsi, Ide Penelitian -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Return on assets atau ROA adalah rasio profitabilitas yang mengukur kemampuan perusahaan memperoleh laba dari total aktiva yang dimiliki.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-return-on-assets\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu ROA (Return on Assets)? Pengertian, Fungsi, Ide Penelitian -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Return on assets atau ROA adalah rasio profitabilitas yang mengukur kemampuan perusahaan memperoleh laba dari total aktiva yang dimiliki.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-return-on-assets\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-15T04:36:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-01T09:19:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/businessman-accountant-working-audit-and-calculati-2021-08-31-04-12-36-utc-1-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Saras Sutedja\">\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/\",\"name\":\"ESGI\",\"description\":\"INTELLIGENCE\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-return-on-assets\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/businessman-accountant-working-audit-and-calculati-2021-08-31-04-12-36-utc-1-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707,\"caption\":\"Businessman accountant working audit and calculating expense financial annual financial report balance sheet statement, doing finance making notes on paper checking document.\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-return-on-assets\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-return-on-assets\/\",\"name\":\"Apa itu ROA (Return on Assets)? Pengertian, Fungsi, Ide Penelitian -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-return-on-assets\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-11-15T04:36:16+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-01T09:19:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#\/schema\/person\/d948168cf1dfdec32420b158e45c1d5a\"},\"description\":\"Return on assets atau ROA adalah rasio profitabilitas yang mengukur kemampuan perusahaan memperoleh laba dari total aktiva yang dimiliki.\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-return-on-assets\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#\/schema\/person\/d948168cf1dfdec32420b158e45c1d5a\",\"name\":\"Saras Sutedja\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e95c9ab6328fd6f4bb25f3d85260f093?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Saras Sutedja\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3498"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3498"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3498\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3697,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3498\/revisions\/3697"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3499"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3498"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3498"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3498"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}