{"id":3548,"date":"2021-11-21T22:00:15","date_gmt":"2021-11-21T15:00:15","guid":{"rendered":"https:\/\/www.esgi.ai\/?p=3548"},"modified":"2022-03-01T16:19:48","modified_gmt":"2022-03-01T09:19:48","slug":"apa-itu-return-on-equity","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-return-on-equity\/","title":{"rendered":"Apa Itu ROE (Return on Equity)? Pengertian, Rumus, Ide Penelitian"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Return on equity<\/em> (ROE) adalah salah satu rasio profitabilitas yang banyak digunakan dalam bisnis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><b>Bagaimana cara menghitung ROE? Apa saja fungsinya? Apakah bisa dijadikan variabel penelitian seperti skripsi dan tesis?<\/b><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Return on Equity (ROE)<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><i>ROE<\/i> adalah sebuah rasio profitabilitas yang mengukur kemampuan perusahaan memperoleh laba (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">profit<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) dengan ekuitas (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shareholders equity<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) yang dimiliki (<\/span><a href=\"https:\/\/www.forbes.com\/advisor\/investing\/roe-return-on-equity\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Birken, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">). Karena ekuitas sama dengan aktiva dikurangi hutang, ROE juga dapat disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on net equity<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/r\/returnonequity.asp\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fernando, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Equity<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROE)<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ROE adalah:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><b>ROE = (Laba Bersih setelah Pajak \/ Ekuitas) x 100<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin tinggi ROE perusahaan, semakin baik sebuah perusahaan dalam menciptakan laba dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">value <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bagi investornya karena perusahaan sudah mengetahui cara menginvestasikan kembali pendapatannya agar dapat meningkatkan laba dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">value<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><a href=\"https:\/\/corporatefinanceinstitute.com\/resources\/knowledge\/finance\/what-is-return-on-equity-roe\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">CFI, n.d.<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Berapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE) yang Baik?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ROE yang baik adalah ROE yang setidaknya sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri perusahaan tersebut. Contohnya, ROE industri komputer adalah <\/span><a href=\"http:\/\/pages.stern.nyu.edu\/~adamodar\/New_Home_Page\/datafile\/roe.html\"><span style=\"font-weight: 400;\">29.56%<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, dan Apple Inc. (AAPL) memiliki ROE sebesar <\/span><a href=\"https:\/\/finance.yahoo.com\/quote\/AAPL\/key-statistics?p=AAPL\"><span style=\"font-weight: 400;\">147.88%<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Sedangkan, Dell Technologies Inc. (DELL) memiliki ROE sebesar <\/span><a href=\"https:\/\/finance.yahoo.com\/quote\/DELL\/key-statistics?p=DELL\"><span style=\"font-weight: 400;\">55.75%<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Dapat dilihat bahwa baik Apple maupun Dell sama-sama memiliki ROE yang baik, namun Apple jauh lebih baik dalam mengelola pendapatannya agar mendapatkan laba dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">value <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang lebih tinggi bagi investornya (Damodaran, 2021; Yahoo Finance, 2021).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang peneliti wajib mempertimbangkan industri sebuah perusahaan dalam membandingkan ROE karena perusahaan dengan industri yang berbeda dapat memiliki tingkat aktiva dan hutang yang berbeda-beda (<\/span><a href=\"https:\/\/www.forbes.com\/advisor\/investing\/roe-return-on-equity\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Birken, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">). Sebagai contoh, sebuah perusahaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">software <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">biasanya memiliki tingkat aktiva yang jauh lebih rendah dibandingkan perusahaan pertambangan karena perusahaan tambang harus memiliki tanah, alat berat, kantor fisik, dan banyak aktiva lainnya; sedangkan perusahaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">software <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE)<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">ROE adalah rasio yang penting dalam mengukur kinerja perusahaan. Terdapat 5 fungsi<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ROE dalam menganalisa sebuah perusahaan:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Menilai kinerja sebuah perusahaan dari waktu ke waktu<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila sebuah perusahaan memiliki ROE yang secara stabil meningkat dari waktu ke waktu, dapat disimpulkan bahwa manajemen perusahaan tersebut cukup baik dalam mengelola perusahaannya. Sebaliknya, apabila ROE sebuah perusahaan menurun seiring berjalannya waktu, maka dapat disimpulkan bahwa perusahaan tersebut sedang memiliki masalah dalam mendapatkan laba (Birken, 2021).<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Membandingkan ROE perusahaan dengan kompetitornya<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang peneliti juga dapat membandingkan ROE sebuah perusahaan dengan kompetitornya di industri yang sama. Industri-industri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cyclical <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(contoh: <\/span><a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/c\/cyclical_industry.asp\"><span style=\"font-weight: 400;\">barang dan konsumsi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">) cenderung memiliki ROE yang lebih tinggi dibandingkan industri defensif (contoh: <\/span><a href=\"https:\/\/corporatefinanceinstitute.com\/resources\/knowledge\/trading-investing\/defensive-industries\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">utilities<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, seperti gas dan listrik), sehingga rata-rata industri sangat penting untuk diperhatikan (CFI, n.d.; Kenton, 2020).<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Mensinyalir laba negatif (rugi)<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila sebuah perusahaan memiliki laba negatif (rugi) dan ekuitas yang juga negatif, maka ROE-nya dapat sangat tinggi. Seorang peneliti dapat mengecek kembali apakah laba dan ekuitas perusahaan yang diteliti sama-sama positif (<\/span><a href=\"https:\/\/www.businessinsider.com\/return-on-equity\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lewis, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Mensinyalir inkonsistensi laba<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">retained earnings <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan bagian dari ekuitas, apabila sebuah perusahaan merugi selama bertahun-tahun, ekuitasnya juga akan semakin rendah. Namun, ketika perusahaan tersebut tiba-tiba mendapatkan laba yang besar, ROE-nya akan menjadi sangat tinggi. Apabila hal ini terjadi, seorang peneliti dapat mengecek kembali pendapatan perusahaan tersebut pada periode-periode sebelumnya (<\/span><a href=\"https:\/\/www.businessinsider.com\/return-on-equity\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lewis, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Mensinyalir hutang yang berlebihan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena aktiva = hutang + ekuitas, sebuah perusahaan dapat memanipulasi ROE-nya agar terlihat tinggi dengan memperbanyak hutang. Apabila ROE sebuah perusahaan terlihat tidak normal, seorang peneliti dapat mengecek hutang perusahaan tersebut untuk melihat struktur modalnya (<\/span><a href=\"https:\/\/www.businessinsider.com\/return-on-equity\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lewis, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Equity<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROE) dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on equity<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (ROE)\u00a0<\/span><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE) dan <\/span><a href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-return-on-assets-roa-pengertian-rumus-fungsi-dan-ide-penelitian\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA) sama-sama mengukur efisiensi sebuah perusahaan dalam menggunakan sumber dayanya. Namun, terdapat pula beberapa perbedaan karena dua rasio ini memiliki pembagi yang berbeda (aktiva dan modal) (<\/span><a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/r\/returnonassets.asp\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hargrave, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">; <\/span><a href=\"https:\/\/www.forbes.com\/advisor\/investing\/roa-return-on-assets\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Birken, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><\/td>\n<td><b><i>Return on Equity<\/i><\/b><b> (ROE)<\/b><\/td>\n<td><b><i>Return on Assets <\/i><\/b><b>(ROA)<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Pembagi<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Ekuitas<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Aktiva<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Interpretasi<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mengukur efisiensi perusahaan dalam menggunakan modal yang ditanamkan investornya untuk memperoleh laba<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mengukur efisiensi perusahaan dalam menggunakan aktivanya untuk memperoleh laba<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Menghitung hutang<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak, karena hanya menghitung bagian modal saja<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika hutang bertambah, ROE akan lebih tinggi dari ROA<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, karena Aktiva = Hutang + Modal<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika hutang bertambah, ROA akan lebih rendah dari ROE<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Keunggulan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE)<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat tiga keunggulan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ROE dalam menganalisis profitabilitas sebuah perusahaan (<\/span><a href=\"https:\/\/www.ocbcnisp.com\/en\/article\/2021\/08\/20\/roe-adalah\"><span style=\"font-weight: 400;\">OCBC NISP, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">):<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Rumus sederhana<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghitung ROE perusahaan dapat dilakukan oleh siapa saja karena rumusnya yang sederhana, hanya membutuhkan laba bersih dan ekuitas.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Menggambarkan laba secara riil<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dasar penghitungan ROE adalah menggunakan laba bersih, sehingga siapapun yang menghitung ROE dapat secara riil melihat kemampuan sebuah perusahaan menggunakan ekuitasnya untuk menghasilkan laba dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">value<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Dapat dijadikan tolak ukur evaluasi kinerja<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">ROE dapat dijadikan tolak ukur evaluasi kinerja, terutama yang berkaitan dengan kinerja manajemen.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kelemahan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE)<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat tiga kelemahan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ROE dalam menganalisis profitabilitas dan kinerja sebuah perusahaan (<\/span><a href=\"https:\/\/www.businessinsider.com\/return-on-equity\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lewis, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">):<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Tidak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">friendly <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bagi perusahaan baru<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan baru, seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">start-up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, cenderung memiliki kebutuhan akan modal yang tinggi namun labanya masih cukup rendah, sehingga ROE-nya akan sangat rendah.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Dapat menyembunyikan hutang yang tinggi<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu cara buruk perusahaan untuk meningkatkan ROE-nya adalah dengan mendapatkan modal melalui hutang. Hal ini dapat membuat kinerja perusahaan dalam ROE terlihat baik, namun sebenarnya perusahaan tersebut tidak sehat.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Dapat secara sengaja dipermainkan menggunakan trik akuntansi<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peningkatan laba atau menyembunyikan aset sebagai beban dapat meningkatkan ROE perusahaan dan memberi kesan bahwa kinerja keuangan perusahaan tersebut baik.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Ide Penelitian Mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE)<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">ROE merupakan rasio yang banyak digunakan oleh peneliti dan investor untuk menganalisa sebuah perusahaan karena kemudahannya dan datanya yang tersedia secara publik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa penelitian terdahulu menemukan bahwa:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara parsial, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt-to-equity ratio<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (D\/E) tidak berpengaruh terhadap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ROE, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inventory turnover <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berpengaruh terhadap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ROE, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">current ratio<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berpengaruh terhadap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ROE. Sedangkan, secara simultan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt-to-equity ratio <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(D\/E0, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inventory turnover<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">current ratio<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berpengaruh signifikan terhadap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ROE (<\/span><a href=\"https:\/\/publikasiilmiah.ums.ac.id\/xmlui\/handle\/11617\/9910\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alpi, 2018<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Firm size, book value, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">umur perusahaan, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">earnings per share <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan prediktor yang signifikan bagi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ROE (<\/span><a href=\"https:\/\/eber.uek.krakow.pl\/index.php\/eber\/article\/view\/664\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pointer &amp; Khoi, 2019<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikarenakan adanya perbedaan dalam penemuan (yang bisa jadi berkaitan dengan ruang lingkup regional penelitian), salah satu penelitian yang dapat kamu lakukan adalah <\/span><b>mereplika penelitian terdahulu menggunakan bukti terkini dari perusahaan publik Indonesia.<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">ROE dapat menjadi variabel independen maupun dependen dalam penelitian kamu. Kamu dapat menghubungkan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ROE dengan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ukuran dewan direksi\/komisaris<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ukuran perusahaan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">firm size<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Price-to-book value<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Inventory turnover<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Asset turnover<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on investment <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROI)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Capital expenditure<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan perusahaan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih bingung ingin meneliti tentang apa? Berikut adalah beberapa ide penelitian mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE):<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh sektor perusahaan terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">firm size <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ukuran perusahaan) terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE) di perusahaan publik Indonesia sektor \u2026<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh ukuran dewan direksi\/komisaris terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh kepemilikan perusahaan (keluarga\/BUMN\/asing\/manajerial) terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inventory turnover<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">asset turnover <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hubungan antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE) dalam perusahaan publik Indonesia sektor \u2026<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hubungan antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on investment <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROI) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE) dalam perusahaan publik Indonesia sektor \u2026<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">capital expenditure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE) terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">price-to-book value<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Variabel-variabel ini tersedia di<\/b><a href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/\"> <b>ESGI Dataset<\/b><\/a><b>, lho! <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Kunjungi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mengetahui lebih lengkap mengenai variabel apa saja yang tersedia untuk diunduh.<\/span><\/p>\n<p><strong>Masih bingung bagaimana cara membeli datanya?<\/strong> Temukan langkah-langkahnya dalam <a href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/cara-membeli-data-di-esgi-dataset\/\">artikel ini<\/a>.<\/p>\n<p><b>Mari #RisetTanpaRibet dengan ESGI Dataset!<\/b><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Return on equity (ROE) adalah salah satu rasio profitabilitas yang banyak digunakan dalam bisnis. Bagaimana cara menghitung ROE? Apa saja fungsinya? Apakah bisa dijadikan variabel penelitian seperti skripsi dan tesis? Pengertian Return on Equity (ROE) ROE adalah sebuah rasio profitabilitas yang mengukur kemampuan perusahaan memperoleh laba (profit) dengan ekuitas (shareholders equity) yang dimiliki (Birken, 2021). &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-return-on-equity\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Apa Itu ROE (Return on Equity)? Pengertian, Rumus, Ide Penelitian<\/span> Selengkapnya &raquo;<\/a><\/p>","protected":false},"author":5,"featured_media":3549,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-global-header-display":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":""},"categories":[38],"tags":[98,96,99],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu ROE (Return on Equity)? Pengertian, Rumus, Ide Penelitian -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Return on equity (ROE) adalah rasio profitabilitas perusahaan dengan rumus ROE = laba bersih\/ekuitas. Temukan penjelasan lengkapnya disini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-return-on-equity\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu ROE (Return on Equity)? Pengertian, Rumus, Ide Penelitian -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Return on equity (ROE) adalah rasio profitabilitas perusahaan dengan rumus ROE = laba bersih\/ekuitas. Temukan penjelasan lengkapnya disini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-return-on-equity\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-21T15:00:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-01T09:19:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/working-with-statistics-2021-08-26-19-52-52-utc-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1709\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Saras Sutedja\">\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/\",\"name\":\"ESGI\",\"description\":\"INTELLIGENCE\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-return-on-equity\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/working-with-statistics-2021-08-26-19-52-52-utc-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1709,\"caption\":\"Document with statistics of visitors views, calculator and pen\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-return-on-equity\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-return-on-equity\/\",\"name\":\"Apa Itu ROE (Return on Equity)? Pengertian, Rumus, Ide Penelitian -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-return-on-equity\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-11-21T15:00:15+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-01T09:19:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#\/schema\/person\/d948168cf1dfdec32420b158e45c1d5a\"},\"description\":\"Return on equity (ROE) adalah rasio profitabilitas perusahaan dengan rumus ROE = laba bersih\/ekuitas. Temukan penjelasan lengkapnya disini.\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-return-on-equity\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#\/schema\/person\/d948168cf1dfdec32420b158e45c1d5a\",\"name\":\"Saras Sutedja\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e95c9ab6328fd6f4bb25f3d85260f093?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Saras Sutedja\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3548"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3548"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3548\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3694,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3548\/revisions\/3694"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3549"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}