{"id":3672,"date":"2021-12-11T12:46:35","date_gmt":"2021-12-11T05:46:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.esgi.ai\/?p=3672"},"modified":"2022-03-01T16:19:04","modified_gmt":"2022-03-01T09:19:04","slug":"apa-itu-rasio-lancar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-rasio-lancar\/","title":{"rendered":"Apa itu Rasio Lancar? Pengertian, Rumus, Ide Penelitian"},"content":{"rendered":"<p>Rasio lancar adalah salah satu rasio profitabilitas yang paling mudah untuk dihitung karena datanya yang tersedia dengan jelas dalam laporan keuangan perusahaan. Namun, walaupun mudah untuk dihitung, bukan berarti rasio lancar adalah rasio profitabilitas terbaik yang dapat digunakan untuk menilai sebuah perusahaan. Simak penjelasan lengkap mengenai apa itu rasio lancar disini.<\/p>\n<hr \/>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian Rasio Lancar<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasio lancar (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">current ratio<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) adalah rasio likuiditas yang mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar utang jangka pendeknya, atau utang yang wajib dibayar dalam waktu 1 tahun (<\/span><a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/c\/currentratio.asp\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fernando, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">). Rasio ini menunjukkan kesehatan keuangan sebuah perusahaan dan bagaimana perusahaan dapat menggunakan aktiva lancarnya untuk membayar utang-utangnya <\/span><a href=\"https:\/\/corporatefinanceinstitute.com\/resources\/knowledge\/finance\/current-ratio-formula\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">(CFI, n.d.)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus Rasio Lancar<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumus rasio lancar adalah:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><b>Rasio Lancar = Aktiva (Aset) Lancar \/ Utang Lancar<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan aktiva lancar yang terdiri dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.jurnal.id\/id\/blog\/apa-itu-current-asset-yang-termasuk-aset-lancar-aktiva-lancar-adalah\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">(Jurnal, n.d.)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kas &amp; aktiva lancar setara kas<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat berharga<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Piutang dagang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Piutang wesel<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Piutang pendapatan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beban dibayar di muka<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perlengkapan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Persediaan barang dagang<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dan utang lancar yang terdiri dari (<\/span><a href=\"https:\/\/ajaib.co.id\/utang-lancar-pengertian-perbedaan-dengan-utang-tak-lancar\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hariyanto, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">; <\/span><a href=\"https:\/\/corporatefinanceinstitute.com\/resources\/knowledge\/finance\/current-ratio-formula\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">CFI, n.d.<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">):<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Utang dagang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Utang dividen<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Wesel bayar<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya yang masih harus dibayar<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pendapatan diterima di muka<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila sebuah perusahaan memiliki rasio lancar &lt; 1, perusahaan tersebut tidak memiliki cukup aktiva untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Sebaliknya, apabila sebuah perusahaan memiliki rasio lancar &gt; 1, maka perusahaan tersebut memiliki kemampuan finansial untuk membayar kewajiban jangka pendeknya (<\/span><a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/c\/currentratio.asp\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fernando, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Berapa Rasio Lancar yang Baik?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasio lancar yang baik dapat berbeda-beda untuk setiap industri, namun secara umum, <\/span><b>rasio lancar antara 1.5 hingga 3 adalah rasio lancar yang baik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika sebuah perusahaan memiliki rasio lancar &lt; 1, perusahaan tersebut tidak dapat membayar utangnya. Namun, jika perusahaan memiliki rasio lancar yang terlalu tinggi, hal tersebut dapat menjadi tanda bahwa perusahaan tidak dapat mengelola asetnya dengan baik (<\/span><a href=\"https:\/\/www.businessinsider.com\/current-ratio\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kibet, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cara Menganalisis Rasio Lancar<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasio lancar dapat digunakan untuk memahami likuiditas sebuah perusahaan dan seberapa mudah perusahaan tersebut membayar utang jangka pendeknya. Apabila sebuah perusahaan memiliki rasio lancar = 4, perusahaan tersebut memiliki aktiva lancar 4 kali lipat lebih banyak dari utang jangka pendeknya. (<\/span><a href=\"https:\/\/www.myaccountingcourse.com\/financial-ratios\/current-ratio\"><span style=\"font-weight: 400;\">My Accounting Course, n.d.<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, semakin tinggi rasio lancar sebuah perusahaan, semakin baik pula kesehatan keuangannya. Hal ini dikarenakan perusahaan memiliki cukup aktiva lancar untuk membayar utang jangka pendeknya. Namun, perusahaan juga dapat memiliki rasio lancar yang tinggi walaupun keuangannya tidak sehat, seperti ketika persediaan barang dagangnya tidak banyak yang terjual atau pembelinya tidak membayar piutang dagangnya secara tepat waktu. Ada baiknya kamu juga memeriksa rasio lain, seperti perputaran persediaan. (<\/span><a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/c\/currentratio.asp\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fernando, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan Rasio Lancar dengan Rasio Likuiditas Lainnya<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dibandingkan rasio-rasio aktiva lainnya, seperti rasio kas dan rasio cepat, rasio lancar adalah rasio yang paling komprehensif dalam menilai aktiva. Berikut perbedaannya:<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Rasio<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Rumus<\/b><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><b>Penghitungan Aktiva<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rasio Lancar<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Aktiva Lancar \/ Utang Lancar<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seluruh aktiva lancar<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rasio Cepat<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">(Aktiva Lancar &#8211; Persediaan) \/ Utang Lancar<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seluruh aktiva lancar KECUALI persediaan dan beban dibayar di muka<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rasio Kas<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kas dan Setara Kas \/ Utang Lancar<\/span><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya kas dan setara kas saja<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Keunggulan Rasio Lancar<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat 3 keunggulan rasio lancar dalam menganalisis profitabilitas sebuah perusahaan <\/span><a href=\"https:\/\/accountinguide.com\/advantages-and-disadvantages-of-current-ratio\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">(Accountinguide, 2021)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Penghitungannya mudah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu hanya membutuhkan laporan keuangan, terutama neraca, perusahaan untuk menghitung rasio lancar. Tidak ada penghitungan kompleks yang dibutuhkan dalam menghitung rasio lancar, bahkan seringkali perusahaan sudah mengumpulkan aktiva lancar dan utang lancarnya dalam neraca\u2014kamu tinggal membaginya saja.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Mudah untuk dianalisis<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jika rasio lancar &lt; 1, perusahaan memiliki risiko tidak dapat membayar utang jangka pendeknya. Sebaliknya, jika rasio lancar &gt; 1, perusahaan dapat dengan mudah membayar utang jangka pendeknya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Mudah untuk dibandingkan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu dapat dengan mudah membandingkan rasio lancar antar perusahaan atau antar periode untuk perusahaan yang sama karena popularitasnya yang tinggi.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kelemahan Rasio Lancar<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat 5 kelemahan rasio lancar dalam menganalisis profitabilitas sebuah perusahaan (<\/span><a href=\"https:\/\/accountinguide.com\/advantages-and-disadvantages-of-current-ratio\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Accountinguide, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">; <\/span><a href=\"https:\/\/www.investopedia.com\/terms\/c\/currentratio.asp\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fernando, 2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">):<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Termasuk persediaan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi rasio lancar adalah untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar utang jangka pendeknya dalam waktu 1 tahun, namun persediaan dapat membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menjadi kas. Mungkin saja beberapa jenis persediaan membutuhkan waktu lebih dari 1 tahun untuk terjual dan menjadi kas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Hanya mengukur profitabilitas perusahaan di satu waktu<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila bisnis sebuah perusahaan sangat bergantung terhadap musim\/siklus, rasio lancar bukanlah rasio terbaik untuk mengukur profitabilitas perusahaan. Hal ini dikarenakan rasio lancar hanya mengukur profitabilitas perusahaan di satu titik waktu saja (misalnya pada akhir tahun buku).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Sulit untuk dibandingkan dengan industri lain<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan industri dapat menjadi pembeda yang penting untuk komposisi aset, persediaan, atau piutang dagang perusahaan. Contohnya, industri retail besar (seperti supermarket) dapat memiliki utang dagang yang jauh lebih tinggi dibandingkan piutang dagangnya, sedangkan industri mesin berat dapat memiliki persediaan yang tinggi dibandingkan industri lainnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Mudah dimanipulasi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan dapat memanipulasi rasio lancarnya dengan mudah, seperti dengan meningkatkan aktiva lancarnya atau membayar banyak dari utang jangka pendeknya sebelum akhir tahun buku.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tidak dapat menjadi penentu utama<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dua perusahaan dapat memiliki rasio lancar yang sama walau penjabaran aktiva atau utangnya sangat berbeda. Kamu harus cermat dalam menilai perbedaan ini, bisa dengan menganalisis penjabaran aktiva\/utang atau menggunakan rasio profitabilitas lain seperti rasio cepat dan rasio kas.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Ide Penelitian Mengenai Rasio Lancar<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam penelitian akuntansi, rasio lancar sering digunakan untuk mengukur profitabilitas perusahaan karena penghitungannya yang mudah dan datanya yang tersedia secara publik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa penelitian terdahulu mengenai rasio lancar menemukan bahwa:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara parsial, rasio lancar tidak berpengaruh terhadap <\/span><a href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-return-on-assets\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> secara signifikan. Namun, simultan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">debt-to-equity ratio <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(D\/E ratio), rasio lancar berpengaruh secara signifikan terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA) (<\/span><a href=\"http:\/\/openjournal.unpam.ac.id\/index.php\/kreatif\/article\/view\/3031\"><span style=\"font-weight: 400;\">Solihin, 2019<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rasio lancar tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(firm value)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><a href=\"https:\/\/www.proquest.com\/docview\/2288737660?pq-origsite=gscholar&amp;fromopenview=true\"><span style=\"font-weight: 400;\">Husna &amp; Satria, 2019<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rasio lancar berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan (<\/span><a href=\"https:\/\/www.researchgate.net\/profile\/Muammar-Khaddafi\/publication\/276311841_Influence_Analysis_of_Return_on_Assets_ROA_Return_on_Equity_ROE_Net_Profit_Margin_NPM_Debt_To_Equity_Ratio_DER_and_current_ratio_CR_Against_Corporate_Profit_Growth_In_Automotive_In_Indonesia_Stock_Exc\/links\/56a3676908ae232fb2057280\/Influence-Analysis-of-Return-on-Assets-ROA-Return-on-Equity-ROE-Net-Profit-Margin-NPM-Debt-To-Equity-Ratio-DER-and-current-ratio-CR-Against-Corporate-Profit-Growth-In-Automotive-In-Indonesia-Stoc.pdf\"><span style=\"font-weight: 400;\">Heikal et al., 2014<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikarenakan adanya perbedaan dalam penemuan (yang bisa jadi berkaitan dengan ruang lingkup regional atau tahun penelitian), salah satu penelitian yang dapat kamu lakukan adalah <\/span><b>mereplika penelitian terdahulu menggunakan bukti terkini dari perusahaan publik Indonesia. <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu juga dapat <\/span><b>membuat penelitian sendiri<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> apabila kamu memiliki ide yang kuat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasio lancar dapat menjadi variabel dependen maupun independen dalam penelitian, dan kamu dapat menghubungkan rasio lancar dengan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Harga saham<\/span><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-return-on-equity\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROE)<\/span><\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-return-on-assets\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Return on Assets <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(ROA)<\/span><\/a><\/li>\n<li>Perputaran persediaan<\/li>\n<li>Perputaran utang<\/li>\n<li>Perputaran aktiva<\/li>\n<li><i><span style=\"font-weight: 400;\">Debt-to-Equity Ratio<\/span><\/i><\/li>\n<li><i><span style=\"font-weight: 400;\">Net\/Gross Profit Margin<\/span><\/i><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Rasio cepat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Rasio kas<\/span><\/li>\n<li><i><span style=\"font-weight: 400;\">Firm size<\/span><\/i><\/li>\n<li><i><span style=\"font-weight: 400;\">Capital expenditure<\/span><\/i><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/mengenal-board-diversity-keberagaman-dewan\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karakteristik dewan direksi\/komisaris<\/span><\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih bingung ingin meneliti tentang apa? Berikut adalah beberapa ide penelitian mengenai rasio lancar:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh rasio lancar terhadap harga saham perusahaan publik Indonesia sektor \u2026<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh rasio lancar dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">return on equity <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terhadap harga saham perusahaan publik Indonesia sektor \u2026<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh karakteristik dewan direksi\/komisaris terhadap rasio lancar<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pengaruh rasio lancar terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">net\/gross profit margin<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><em>\u2026 dan masih banyak lagi!<\/em> Kamu dapat menganalisis penelitian terdahulu atau penelitian seniormu untuk mencari peluang penelitian mengenai rasio lancar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Semua variabel ini tersedia di<\/b><a href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/\"> <b>ESGI Dataset<\/b><\/a><b>, lho! <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Kunjungi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mengetahui lebih lengkap mengenai variabel apa saja yang tersedia untuk diunduh.<\/span><\/p>\n<p><b>Masih bingung bagaimana cara membeli datanya?<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Temukan langkah-langkahnya dalam <\/span><a href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/cara-membeli-data-di-esgi-dataset\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">artikel ini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><b>Mari #RisetTanpaRibet dengan ESGI Dataset!<\/b><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rasio lancar adalah salah satu rasio profitabilitas yang paling mudah untuk dihitung karena datanya yang tersedia dengan jelas dalam laporan keuangan perusahaan. Namun, walaupun mudah untuk dihitung, bukan berarti rasio lancar adalah rasio profitabilitas terbaik yang dapat digunakan untuk menilai sebuah perusahaan. Simak penjelasan lengkap mengenai apa itu rasio lancar disini. Pengertian Rasio Lancar Rasio &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-rasio-lancar\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Apa itu Rasio Lancar? Pengertian, Rumus, Ide Penelitian<\/span> Selengkapnya &raquo;<\/a><\/p>","protected":false},"author":5,"featured_media":3673,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-global-header-display":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":""},"categories":[38],"tags":[98,42,51,96],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa itu Rasio Lancar? Pengertian, Rumus, Ide Penelitian -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Rasio lancar mungkin merupakan rasio termudah untuk mengukur profitabilitas perusahaan, namun bukan yang terbaik. Simak penjelasannya disini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-rasio-lancar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu Rasio Lancar? Pengertian, Rumus, Ide Penelitian -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rasio lancar mungkin merupakan rasio termudah untuk mengukur profitabilitas perusahaan, namun bukan yang terbaik. Simak penjelasannya disini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apa-itu-rasio-lancar\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-11T05:46:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-01T09:19:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/RasioLancar.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"883\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"152\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Saras Sutedja\">\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/\",\"name\":\"ESGI\",\"description\":\"INTELLIGENCE\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-rasio-lancar\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/RasioLancar.png\",\"width\":883,\"height\":152,\"caption\":\"rumus rasio lancar bahasa indonesia\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-rasio-lancar\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-rasio-lancar\/\",\"name\":\"Apa itu Rasio Lancar? Pengertian, Rumus, Ide Penelitian -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-rasio-lancar\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-12-11T05:46:35+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-01T09:19:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#\/schema\/person\/d948168cf1dfdec32420b158e45c1d5a\"},\"description\":\"Rasio lancar mungkin merupakan rasio termudah untuk mengukur profitabilitas perusahaan, namun bukan yang terbaik. Simak penjelasannya disini.\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.esgi.ai\/apa-itu-rasio-lancar\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#\/schema\/person\/d948168cf1dfdec32420b158e45c1d5a\",\"name\":\"Saras Sutedja\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e95c9ab6328fd6f4bb25f3d85260f093?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Saras Sutedja\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3672"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3672"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3672\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3687,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3672\/revisions\/3687"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3673"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3672"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3672"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3672"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}