{"id":5676,"date":"2022-12-16T12:03:14","date_gmt":"2022-12-16T05:03:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.esgi.ai\/?p=5676"},"modified":"2023-01-10T14:41:05","modified_gmt":"2023-01-10T07:41:05","slug":"csr-core-vs-comprehensive","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/csr-core-vs-comprehensive\/","title":{"rendered":"CSR DISCLOSURE: CORE VS COMPREHENSIVE?"},"content":{"rendered":"<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"5676\" class=\"elementor elementor-5676\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-section-wrap\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-14030edf elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default exad-glass-effect-no exad-sticky-section-no\" data-id=\"14030edf\" data-element_type=\"section\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-row\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-2e78931f exad-glass-effect-no exad-sticky-section-no\" data-id=\"2e78931f\" data-element_type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-column-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-3a187142 exad-sticky-section-no exad-glass-effect-no elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"3a187142\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-text-editor elementor-clearfix\">\n\t\t\t\t<p><b>CSR DISCLOSURE<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seringkali dalam setiap pengambilan keputusan, banyak perusahaan yang hanya memperhatikan laporan keuangannya saja. Padahal pada konteks permodalan, investor juga mempertimbangkan mengenai laporan yang berkelanjutan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(sustainability reporting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) berkaitan dengan Pengungkapan Pertanggung Jawaban Sosial Perusahan atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Corporate Social Responbility (CSR) Disclosure<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Untuk dapat melihat bagaimana CSR Disclosure diterapkan, maka diperlukanlah indeks pengukuran yang dilakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Global Reporting Initiative <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(GRI).<\/span><\/p>\n<p><b>PENGGUNAAN GRI<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">GRI adalah organisasi non-profit yang mempromosikan pembangunan berkelanjutan. Pengukuruan yang dilakukan oleh GRI bertujuan untuk mengungkapkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sustainability report <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sebuah perusahaan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas perusahaan kepada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">internal dan eksternal mengenai kinerja organisasi dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan (Mulpiani, 2019).&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam penerapan pengukuran oleh GRI, terdapat sistem modular yang terdiri dari tiga standart. Meliputi: GRI Universal Standards; The GRI Sector Standards; The GRI Topic Standards. Tiga sistem modular memiliki manfaat bagi perusahaan memiliki pendekatan sistematis untuk pelaporannya. Di samping itu, GRI juga menawarkan mengenai opsi dalam pembuatan laporan berkelanjutan yaitu opsi inti (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">core) <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan komprehensif <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(comprehensive<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<p><b>PERBEDAAN CORE DAN COMPREHENSIVE<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tata kelola pelaporan yang melibatkan dua opsi ini berkaitan dengan penyajian data yang dilakukan oleh perusahaan. Pada opsi inti, perusahaan hanya memasukkan elemen yang dianggap penting seperti latar belakang yang melandasi pengungkapan organisasi mengenai dampak ekonomi, lingkungan, sosial, serta kinerja tata kelola. Sedangkan, opsi komprehensif meliputi opsi inti dengan menambahkan strategi dan analisis, tata kelola, serta etika, dan integritas. Selain itu, perusahaan juga diminta melaporkan semua indikator yang terkait dengan aspek material.&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memilih opsi core maka perusahaan diharuskan untuk mengungkapkan salah satu indikator yang berkaitan dengan aspek material. Terdapat perbedaan jumlah item inti pada aspek material, pada GRI Standar aspek material yang dimaksud terdiri dari 33 item inti, sedangkan pada GRI G4 terdapat aspek material sebanyak 34 item inti. Sedangkan, perusahaan yang memilih komprehensif diperlukan untuk mengungkapkan kinerja yang lebih luas dengan melaporkan semua indikator yang berkaitan dengan aspek material.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan antara item inti dan item non-inti dengan acuan GRI dapat diakses melalui panduan pengungkapan laporan keberlanjutan yang diterbitkan oleh Global Reporting Initiatives (globalreporting.org). Namun secara total, item-item yang terdapat pada GRI Standar terdiri dari 144 item pengungkapan, sedangkan pada GRI G4 terdiri dari 150 item pengungkapan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Panduan pengungkapan laporan keberlanjutan berdasarkan GRI baik GRI Standar maupun GRI G4 terbagi menjadi beberapa kategori, yaitu kategori General Disclosure, Economy Disclosure, Environmental Disclosure, dan Social Disclosure. Apabila semakin banyak item yang diungkapkan oleh perusahaan, semakin tinggi skor pengungkapan atas laporan keberlanjutan perusahaan tersebut. Pada penelitian yang dilakukan oleh Rudyanto dan Wimelda (2019) dijelaskan bahwa laporan berkelanjutan dengan opsi komprehensif memiliki dampak secara positif bagi perusahaan. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa pemegang saham lebih memperhatikan opsi komprehensif dalam hal mengevaluasi laporan yang berkelanjutan.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><b>CARA MENGHITUNG SKOR CSR\/ESG DISCLOSURE<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk melakukan perhitungan skor csr atau esg apabila perusahaan menggunakan opsi core, perusahaan wajib mengungkapkan informasi item inti dan apabila terdapat aspek non-inti diungkapkan, maka keseluruhan item pada sub kategori tersebut perlu diungkapkan. Oleh karena itu perusahaan yang memilih opsi core, maka angka yang seharusnya diungkapkan untuk per perusahaan dan per tahun akan berbeda-beda. Sebagai contoh, dapat dilihat melalui gambar di bawah ini:<\/span><\/p>\n<p><img class=\"alignnone wp-image-5678\" src=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ss-contoh-csrd-1.png\" alt=\"\" width=\"1037\" height=\"157\" srcset=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ss-contoh-csrd-1.png 1110w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ss-contoh-csrd-1-300x45.png 300w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ss-contoh-csrd-1-1024x155.png 1024w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ss-contoh-csrd-1-768x116.png 768w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/ss-contoh-csrd-1-18x3.png 18w\" sizes=\"(max-width: 1037px) 100vw, 1037px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tabel tersebut bertujuan untuk melakukan perhitungan skor csr atau esg apabila perusahaan menggunakan opsi komprehensif maka perusahaan wajib untuk mengungkapkan seluruh informasi item yang terdapat pada panduan atau acuan global reporting initiative. Dengan demikian, angka yang seharusnya diungkapkan untuk perusahaan per tahun akan selalu sama mengikuti nilai total item yang seharusnya diungkapkan pada acuan GRI yaitu 144 item indeks untuk GRI Standar, 150 item indeks untuk GRI G4.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, buat kamu yang ingin mengetahui apa saja info-info menarik seputar CSR Dislosure perusahaan kamu bisa kunjungi laman resmi kami di<a href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/dataset\/\"> esgi.ai\/dataset<\/a><\/span><\/p>\n<p><br><\/p>\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CSR DISCLOSURE Seringkali dalam setiap pengambilan keputusan, banyak perusahaan yang hanya memperhatikan laporan keuangannya saja. Padahal pada konteks permodalan, investor juga mempertimbangkan mengenai laporan yang berkelanjutan (sustainability reporting) berkaitan dengan Pengungkapan Pertanggung Jawaban Sosial Perusahan atau Corporate Social Responbility (CSR) Disclosure. Untuk dapat melihat bagaimana CSR Disclosure diterapkan, maka diperlukanlah indeks pengukuran yang dilakukan Global &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/csr-core-vs-comprehensive\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">CSR DISCLOSURE: CORE VS COMPREHENSIVE?<\/span> Selengkapnya &raquo;<\/a><\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":5681,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-global-header-display":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":""},"categories":[38],"tags":[88,106,59,114,111,110,50,51,76,113,107],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>CSR DISCLOSURE: CORE VS COMPREHENSIVE? -<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Corporate Social Responsibility menjadi salah satu isu penting bagi perusahaan. Bagaimana cara mengukur nilai CSR perusahaan?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/csr-core-vs-comprehensive\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"CSR DISCLOSURE: CORE VS COMPREHENSIVE? -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Corporate Social Responsibility menjadi salah satu isu penting bagi perusahaan. Bagaimana cara mengukur nilai CSR perusahaan?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/csr-core-vs-comprehensive\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-16T05:03:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-10T07:41:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/empty-company-office-2021-08-26-19-52-44-utc-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1708\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"esg intelligence\">\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/\",\"name\":\"ESGI\",\"description\":\"INTELLIGENCE\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/csr-core-vs-comprehensive\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/empty-company-office-2021-08-26-19-52-44-utc-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1708},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/csr-core-vs-comprehensive\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/csr-core-vs-comprehensive\/\",\"name\":\"CSR DISCLOSURE: CORE VS COMPREHENSIVE? -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/csr-core-vs-comprehensive\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2022-12-16T05:03:14+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-10T07:41:05+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#\/schema\/person\/e6f413c582eb0beffac377fe4a2b9db5\"},\"description\":\"Corporate Social Responsibility menjadi salah satu isu penting bagi perusahaan. Bagaimana cara mengukur nilai CSR perusahaan?\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.esgi.ai\/csr-core-vs-comprehensive\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#\/schema\/person\/e6f413c582eb0beffac377fe4a2b9db5\",\"name\":\"esg intelligence\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e45e08fe03e32dc53f4ad1fa75a76443?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"esg intelligence\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5676"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5676"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5676\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5738,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5676\/revisions\/5738"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5681"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5676"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5676"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5676"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}