{"id":7082,"date":"2026-01-15T14:52:26","date_gmt":"2026-01-15T07:52:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.esgi.ai\/?p=7082"},"modified":"2026-04-21T10:55:33","modified_gmt":"2026-04-21T03:55:33","slug":"mengenal-perhitungan-esg-definisi-dan-metode-pengukuran-gri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/mengenal-perhitungan-esg-definisi-dan-metode-pengukuran-gri\/","title":{"rendered":"Mengenal Perhitungan ESG: Definisi, Metode, dan Contoh Pengukuran Berdasarkan GRI"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam beberapa tahun terakhir, isu keberlanjutan semakin menjadi fokus utama bagi perusahaan, investor, dan peneliti. Untuk menilai sejauh mana komitmen perusahaan terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola, digunakanlah indikator <\/span><b><i>Environmental, Social, and Governance<\/i><\/b><b> (ESG)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Salah satu metode paling umum untuk menghitung ESG adalah melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">analisis konten <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menggunakan standar <\/span><a href=\"https:\/\/www.globalreporting.org\/standards\/\"><b>Global Reporting Initiative (GRI)<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Melalui metode ini, pengungkapan ESG dalam laporan keberlanjutan dapat diubah menjadi data kuantitatif yang terukur.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Mengenal Perhitungan ESG<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perhitungan ESG menjadi semakin penting karena memainkan peran strategis bagi berbagai pemangku kepentingan. Bagi investor, ESG berfungsi sebagai alat untuk menilai keberlanjutan dan risiko jangka panjang perusahaan, sehingga semakin banyak digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi. Dalam bidang akademik, ESG telah menjadi variabel penelitian yang populer di area akuntansi, manajemen, dan keuangan, karena mampu memberikan gambaran objektif mengenai kualitas pengungkapan perusahaan. Selain itu, perhitungan ESG juga membantu universitas dalam\u00a0penelitian mahasiswa maupun dosen. Seiring meningkatnya regulasi dan tuntutan transparansi, ESG Score kini menjadi indikator utama yang mencerminkan kualitas laporan keberlanjutan perusahaan dan tingkat keterbukaannya dalam mengungkapkan isu lingkungan, sosial, dan tata kelola.<\/span><\/p>\n<p><b>ESG Disclosure adalah jumlah item<\/b> <b>ESG yang diungkapkan perusahaan dalam <\/b><b><i>sustainability report<\/i><\/b><b> atau laporan keberlanjutan berdasarkan GRI<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Informasi tersebut biasanya mencakup tiga aspek utama:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Environmental: dampak perusahaan terhadap lingkungan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Social: hubungan perusahaan dengan karyawan, masyarakat, dan HAM<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">Governance: tata kelola perusahaan, dewan direksi, kepemilikan, dan transparansi<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam perhitungan ESG berbasis GRI, setiap item GRI diidentifikasi dan diberi skor 1 apabila item tersebut diungkapkan oleh perusahaan, serta skor 0 apabila tidak diungkapkan. Jumlah item yang berhasil diungkapkan disebut sebagai <\/span><b><i>disclosure<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, sedangkan jumlah item yang seharusnya diungkapkan berdasarkan standar GRI yang digunakan disebut sebagai <\/span><b><i>index<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Perbandingan antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>disclosure<\/strong> <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>index<\/strong> <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">inilah yang kemudian digunakan sebagai dasar dalam pengukuran kinerja ESG perusahaan.<\/span><\/p>\n<h3><b>Implementasi Acuan GRI<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penerapan acuan atau standar GRI untuk menyusun pelaporan keberlanjutan dalam praktiknya masih <\/span><b>bervariasi sesuai dengan kebijakan masing-masing perusahaan.<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Meskipun banyak perusahaan telah beralih menggunakan GRI Standards 2021 yang berlaku efektif secara global sejak awal tahun 2023, masih terdapat perusahaan yang merujuk pada GRI Standards 2016 untuk periode laporan sebelumnya. <\/span><b>Perbedaan utama antara kedua standar tersebut terletak pada struktur dan pendekatan pelaporannya. <\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">GRI Standards 2021 memperkenalkan kerangka modular yang lebih terintegrasi melalui penerapan Universal Standards (GRI 1, GRI 2, dan GRI 3) serta <\/span><b>menghapus kategori Core dan Comprehensive yang sebelumnya memberikan fleksibilitas dalam pemilihan item pengungkapan. Pada standar terbaru ini, perusahaan diwajibkan menyajikan pengungkapan sesuai ketentuan GRI<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, baik dalam bentuk narasi, informasi kualitatif, pernyataan, maupun data kuantitatif yang relevan, serta menjadikan hak asasi manusia sebagai elemen wajib dalam laporan keberlanjutan (Susianto &amp; Wirakusuma, 2024). Sebaliknya, GRI Standards 2016 masih menggunakan struktur modul lama dengan pengelompokan indikator berdasarkan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan pendekatan standar tersebut secara langsung memengaruhi cara perusahaan mengungkapkan informasi keberlanjutan serta bagaimana data ESG diukur dan dianalisis. Oleh karena itu, untuk memahami hasil pengukuran ESG secara lebih komprehensif, penting untuk terlebih dahulu memahami perbedaan antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Disclosure, Index, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Score <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam perhitungan ESG.<\/span><\/p>\n<h3><b>Apa Bedanya Disclosure, Index, dan Score?<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Disclosure:<\/strong> item GRI yang <\/span><b>diungkapkan <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">perusahaan berdasarkan GRI<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Index:<\/strong> item GRI total yang <\/span><b>seharusnya diungkapkan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> berdasarkan GRI<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Score:<\/strong> rasio antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">disclosure<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">index<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">ESG total dihitung dengan menggabungkan seluruh subkomponen:<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh:<\/span><\/p>\n<p><img class=\"wp-image-7108 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot-2026-01-19-at-15.11.20-300x56.png\" alt=\"\" width=\"691\" height=\"129\" srcset=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot-2026-01-19-at-15.11.20-300x56.png 300w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot-2026-01-19-at-15.11.20-1024x192.png 1024w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot-2026-01-19-at-15.11.20-768x144.png 768w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot-2026-01-19-at-15.11.20-18x3.png 18w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Screenshot-2026-01-19-at-15.11.20.png 1228w\" sizes=\"(max-width: 691px) 100vw, 691px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak yang mengira bahwa:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">ESG Score = E Score + S Score + G Score\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Namun, ini keliru.<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaannya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>ESG Score<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2192 menggunakan total disclosure dan total index<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>E + S + G Score<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \u2192 menjumlahkan skor per pilar<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><img class=\"wp-image-7105 aligncenter\" src=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/WhatsApp-Image-2026-01-19-at-14.18.25-e1768810127198-300x70.jpeg\" alt=\"\" width=\"754\" height=\"176\" srcset=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/WhatsApp-Image-2026-01-19-at-14.18.25-e1768810127198-300x70.jpeg 300w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/WhatsApp-Image-2026-01-19-at-14.18.25-e1768810127198-1024x240.jpeg 1024w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/WhatsApp-Image-2026-01-19-at-14.18.25-e1768810127198-768x180.jpeg 768w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/WhatsApp-Image-2026-01-19-at-14.18.25-e1768810127198-1536x360.jpeg 1536w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/WhatsApp-Image-2026-01-19-at-14.18.25-e1768810127198-18x4.jpeg 18w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/WhatsApp-Image-2026-01-19-at-14.18.25-e1768810127198.jpeg 1572w\" sizes=\"(max-width: 754px) 100vw, 754px\" \/><\/p>\n<p>Hasilnya akan berbeda, sehingga kedua metode tidak boleh dipertukarkan.<\/p>\n<h3><b>Interpretasi Skor ESG<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila skor mendekati 1 artinya perusahaan mengungkapkan hampir semua item yang diwajibkan GRI<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila skor mendekati 0 artinya<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">perusahaan hanya mengungkapkan sebagian kecil item GRI<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Skor ini membantu peneliti, investor, dan analis dalam mengevaluasi transparansi dan kualitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sustainability reporting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> perusahaan.<\/span><\/p>\n<h4><b>Contoh Data ESG<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut contoh hasil analisis ESG untuk AALI tahun 2016:<\/span><\/p>\n<p><b>GRI Type<\/b><\/p>\n<table style=\"height: 74px;\" width=\"730\">\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Ticker\u00a0<\/b><\/td>\n<td><b>Company Name<\/b><\/td>\n<td><b>Year<\/b><\/td>\n<td><b>GRI Type<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">AALI<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">ASTRA AGRO LESTARI TBK<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">2016<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">G4<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut contoh data untuk <em>analisis konten<\/em> GRI<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td colspan=\"2\"><b>AALI 2017 GRI G4<\/b><\/td>\n<td><b>DUMMY<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\"><b>Economic<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\"><b>Economic Performance<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">G4-EC1<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Direct Economic<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">0<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">G4-EC2<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Financial Implication<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">G4-EC3<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Coverage of the Defined Benefit Plan<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">0<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">G4-EC4<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Financial Assistance<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">0<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\"><b>Market Presence<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">G4-EC5<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Ratios of Standard<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">0<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mengetahui perusahaan menggunakan GRI apa, langkah selanjutnya adalah melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">analisis konten<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pada bagian analisis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">analisis konten<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, digunakan pendekatan dummy untuk menilai apakah suatu item GRI diungkapkan perusahaan (diberi nilai 1) atau tidak diungkapkan (diberi nilai 0).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam contoh AALI tahun 2017 pada kategori GRI G4 untuk aspek Economic &#8211; Economic Performance, terdapat empat item utama (G4-EC1, G4-EC2, G4-EC3, dan G4-EC4). Hasil analisis menunjukkan bahwa dari empat item yang seharusnya diungkapkan, perusahaan hanya mengungkapkan satu item yaitu G4-EC2 (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Financial Implication<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Dengan demikian, tingkat pengungkapan untuk sub-kategori ini sangat rendah karena hanya<strong> 1 dari 4 item (25%) yang ditampilkan dalam laporan keberlanjutan.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah melakukan <em>analisis konten<\/em>, dilakukan perhitungan untuk hasil akhir disclosure, index, dan score untuk\u00a0 masing-masing item.<\/span><\/p>\n<h4><b>Aspek Lingkungan (Environmental)<\/b><\/h4>\n<p><img class=\"alignnone wp-image-7091\" src=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-21-e1768366082677-300x69.png\" alt=\"Environmental\" width=\"661\" height=\"152\" srcset=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-21-e1768366082677-300x69.png 300w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-21-e1768366082677-1024x236.png 1024w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-21-e1768366082677-768x177.png 768w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-21-e1768366082677-1536x354.png 1536w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-21-e1768366082677-18x4.png 18w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-21-e1768366082677.png 1771w\" sizes=\"(max-width: 661px) 100vw, 661px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">AALI tahun 2016 mengungkapkan 21 item dari total 30 item yang seharusnya diungkapkan, menghasilkan skor 0,70. Maka dari itu, perusahaan telah memenuhi 70% standar GRI untuk aspek lingkungan, mencerminkan komitmen yang relatif kuat terhadap transparansi isu lingkungan.<\/span><\/p>\n<h4><b>Aspek Sosial (Social)<\/b><\/h4>\n<h4><img class=\"alignnone wp-image-7093\" src=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-21-1-e1768366359566-300x70.png\" alt=\"Social\" width=\"665\" height=\"155\" srcset=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-21-1-e1768366359566-300x70.png 300w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-21-1-e1768366359566-1024x238.png 1024w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-21-1-e1768366359566-768x179.png 768w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-21-1-e1768366359566-1536x357.png 1536w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-21-1-e1768366359566-18x4.png 18w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-21-1-e1768366359566.png 1771w\" sizes=\"(max-width: 665px) 100vw, 665px\" \/><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">AALI tahun 2016 mengungkapkan 38 item dari total 41 item yang seharusnya diungkapkan, sehingga menghasilkan skor 0,927. Nilai ini menunjukkan tingkat pengungkapan sosial yang sangat tinggi (92,7%), menandakan fokus kuat pada pengungkapan isu tenaga kerja, masyarakat, hak asasi, serta tanggung jawab sosial perusahaan.<\/span><\/p>\n<h4><b>Aspek Tata Kelola (Governance)<\/b><\/h4>\n<p><img class=\"wp-image-7094\" style=\"font-size: 16px; font-style: inherit; font-weight: inherit;\" src=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-22-e1768366516222-300x68.png\" alt=\"Governance\" width=\"675\" height=\"153\" srcset=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-22-e1768366516222-300x68.png 300w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-22-e1768366516222-1024x231.png 1024w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-22-e1768366516222-768x173.png 768w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-22-e1768366516222-1536x346.png 1536w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-22-e1768366516222-18x4.png 18w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-22-e1768366516222.png 1766w\" sizes=\"(max-width: 675px) 100vw, 675px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">AALI tahun 2016 mengungkapkan 7 dari 22 item, dengan skor 0,31. Hal ini menandakan bahwa tingkat pengungkapan masih rendah (31%), mengindikasikan adanya ruang besar untuk perbaikan dalam aspek tata kelola perusahaan.<\/span><\/p>\n<h4><b>ESG Secara Keseluruhan<\/b><\/h4>\n<p><img class=\"alignnone wp-image-7095\" src=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-23-e1768366678534-300x69.png\" alt=\"ESG\" width=\"665\" height=\"153\" srcset=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-23-e1768366678534-300x69.png 300w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-23-e1768366678534-1024x234.png 1024w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-23-e1768366678534-768x176.png 768w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-23-e1768366678534-1536x352.png 1536w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-23-e1768366678534-18x4.png 18w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-23-e1768366678534.png 1761w\" sizes=\"(max-width: 665px) 100vw, 665px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika seluruh aspek digabungkan, AALI tahun 2016 mengungkapkan 66 dari 93 item, dengan skor ESG keseluruhan 0,70. Hal ini menandakan bahwa perusahaan menunjukkan tingkat keterbukaan ESG sebesar 70%, memperlihatkan kinerja keberlanjutan yang baik namun masih memerlukan penguatan pada aspek tata kelola.<\/span><\/p>\n<h4><b>Perbedaan ESG, CSR, dan EES<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">GRI memiliki beberapa kategori item, dan ketiganya tidak selalu sama.<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Jenis<\/b><\/td>\n<td><b>Komponen GRI\u00a0<\/b><\/td>\n<td><b>Keterangan\u00a0<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>ESG<\/strong><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Environment, Social, Governance<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Paling umum digunakan dalam analisis keberlanjutan modern<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>CSR<\/strong><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Economic, Environment, Social, General (termasuk Governance)<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Cakupan paling luas, mencakup semua item GRI<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>EES<\/strong><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Economic, Environment, Social<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak termasuk tata kelola<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena cakupannya berbeda, skor ESG tidak sama dengan skor CSR.<br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menggambarkan mekanisme penilaian, digunakan contoh data milik perusahaan AALI tahun 2016.<\/span><\/p>\n<h5><b>Analisis CSR Disclosure, Index, dan Score<\/b><\/h5>\n<p><img class=\"wp-image-7096\" src=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-23-1-e1768366770727-300x67.png\" alt=\"CSR\" width=\"690\" height=\"154\" srcset=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-23-1-e1768366770727-300x67.png 300w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-23-1-e1768366770727-1024x227.png 1024w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-23-1-e1768366770727-768x170.png 768w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-23-1-e1768366770727-1536x341.png 1536w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-23-1-e1768366770727-18x4.png 18w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/GRI-23-1-e1768366770727.png 1771w\" sizes=\"(max-width: 690px) 100vw, 690px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil perhitungan CSR menunjukkan bahwa AALI pada tahun 2016 mengungkapkan 107 item CSR. Jumlah ini kemudian dihitung dengan membandingkan total item GRI yang seharusnya diungkapkan sehingga menghasilkan nilai CSR Index sebesar 136 dan CSR Score sebesar 0,787. Dengan demikian, perusahaan telah memenuhi 78% item GRI yang relevan. Hasil ini mengindikasikan bahwa AALI memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap pedoman pelaporan GRI serta menunjukkan komitmen dalam menyediakan informasi terkait kegiatan sosial, lingkungan, serta kinerja ekonomi yang berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<hr \/>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Baca juga:<\/strong> <span style=\"font-weight: 400;\"><a class=\"LinkSuggestion__Link-sc-1gewdgc-4 evyocv\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/esg-dan-kinerja-saham\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">ESG Score Bisa Prediksi Kinerja Saham? Ini Fakta dan Tantangannya!<\/a><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p>&nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam beberapa tahun terakhir, isu keberlanjutan semakin menjadi fokus utama bagi perusahaan, investor, dan peneliti. Untuk menilai sejauh mana komitmen perusahaan terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola, digunakanlah indikator Environmental, Social, and Governance (ESG). Salah satu metode paling umum untuk menghitung ESG adalah melalui content analysis menggunakan standar Global Reporting Initiative (GRI). Melalui metode ini, &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/mengenal-perhitungan-esg-definisi-dan-metode-pengukuran-gri\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Mengenal Perhitungan ESG: Definisi, Metode, dan Contoh Pengukuran Berdasarkan GRI<\/span> Selengkapnya &raquo;<\/a><\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":7140,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-global-header-display":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":""},"categories":[38],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Perhitungan ESG: Definisi dan Metode Pengukuran GRI<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari perhitungan ESG secara lengkap, mulai dari definisi, metode pengukuran, hingga penerapannya berdasarkan standar GRI.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/mengenal-perhitungan-esg-definisi-dan-metode-pengukuran-gri\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Perhitungan ESG: Definisi dan Metode Pengukuran GRI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari perhitungan ESG secara lengkap, mulai dari definisi, metode pengukuran, hingga penerapannya berdasarkan standar GRI.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/mengenal-perhitungan-esg-definisi-dan-metode-pengukuran-gri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-15T07:52:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-21T03:55:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/pencil-and-calculator-on-mathematic-formula-exerci-2026-03-24-11-39-42-utc-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"esg intelligence\">\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/\",\"name\":\"ESGI\",\"description\":\"INTELLIGENCE\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/mengenal-perhitungan-esg-definisi-dan-metode-pengukuran-gri\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/pencil-and-calculator-on-mathematic-formula-exerci-2026-03-24-11-39-42-utc-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707,\"caption\":\"Mengenal Perhitungan ESG\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/mengenal-perhitungan-esg-definisi-dan-metode-pengukuran-gri\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/mengenal-perhitungan-esg-definisi-dan-metode-pengukuran-gri\/\",\"name\":\"Mengenal Perhitungan ESG: Definisi dan Metode Pengukuran GRI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/mengenal-perhitungan-esg-definisi-dan-metode-pengukuran-gri\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-01-15T07:52:26+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-21T03:55:33+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#\/schema\/person\/e6f413c582eb0beffac377fe4a2b9db5\"},\"description\":\"Pelajari perhitungan ESG secara lengkap, mulai dari definisi, metode pengukuran, hingga penerapannya berdasarkan standar GRI.\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.esgi.ai\/mengenal-perhitungan-esg-definisi-dan-metode-pengukuran-gri\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#\/schema\/person\/e6f413c582eb0beffac377fe4a2b9db5\",\"name\":\"esg intelligence\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e45e08fe03e32dc53f4ad1fa75a76443?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"esg intelligence\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7082"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7082"}],"version-history":[{"count":22,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7082\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7115,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7082\/revisions\/7115"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7140"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7082"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7082"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7082"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}