{"id":7116,"date":"2026-02-19T14:58:53","date_gmt":"2026-02-19T07:58:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.esgi.ai\/?p=7116"},"modified":"2026-04-21T10:57:30","modified_gmt":"2026-04-21T03:57:30","slug":"bagaimana-koneksi-politik-memengaruhi-perusahaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/bagaimana-koneksi-politik-memengaruhi-perusahaan\/","title":{"rendered":"Bagaimana Koneksi Politik Memengaruhi Perusahaan?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam literatur keuangan dan tata kelola perusahaan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">koneksi politik<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau koneksi politik merupakan salah satu<\/span><b> variabel penting<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana hubungan antara perusahaan dan kekuasaan politik dapat <\/span><b>memengaruhi keputusan serta kinerja perusahaan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Di negara berkembang seperti Indonesia, relasi antara elit bisnis dan elit politik sering menjadi faktor strategis. Relasi ini membuka akses ke sumber daya ekonomi, regulasi, dan kebijakan perlindungan. Oleh karena itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">koneksi politik<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sering digunakan sebagai variabel independen dalam penelitian yang <\/span><b>menguji kinerja perusahaan, struktur modal, penghindaran pajak, pengungkapan CSR, hingga akses pembiayaan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><b>Sebenarnya apa sih <\/b><b><i>Political Connection<\/i><\/b><b> itu?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dunia bisnis, kita sering mendengar istilah <\/span><b>koneksi politik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Secara sederhana, sebuah perusahaan dianggap memiliki kedekatan politik apabila terdapat anggota parlemen, pejabat pemerintahan, hingga mantan birokrat yang menjabat sebagai dewan komisaris, direksi, atau pemegang saham pengendali (Habib<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> et al<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">., 2022).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Temuan dari Pucheta-Mart\u00ednez &amp; Bel-Oms (2021) menjelaskan bahwa hubungan ini bukan sekadar formalitas jabatan, melainkan bentuk kerja sama antara bisnis dan politik yang dapat saling memengaruhi. Kedekatan ini sering kali muncul dari kehadiran seseorang dalam struktur organisasi yang memiliki akses langsung ke \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kursi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d kebijakan, yang pada akhirnya dapat memengaruhi pengambilan keputusan di tingkat perusahaan (Wu<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> et al<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">., 2023).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya,<\/span><b> koneksi politik dapat dipahami sebagai hubungan formal maupun informal antara perusahaan dan politisi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Tentunya hal ini akan <\/span><b>berpengaruh terhadap cara perusahaan menyusun strategi bisnis <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">ke depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Studi oleh Ding<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> et al<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. (2021) mengamati ribuan perusahaan di berbagai negara saat krisis COVID-19.<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Hasilnya, perusahaan yang memiliki koneksi politik cenderung memiliki performa saham yang lebih stabil saat kondisi pasar terguncang. Koneksi ini dianggap sebagai &#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">asuransi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; oleh investor karena perusahaan tersebut lebih mudah mengakses bantuan likuiditas atau stimulus pemerintah dibandingkan dengan perusahaan tanpa koneksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, Li <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">et al<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. (2023) membahas bagaimana koneksi politik membantu perusahaan dalam transisi energi. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa perusahaan yang terhubung secara politik lebih mudah mendapatkan &#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Green Loan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">&#8221; (pinjaman hijau) atau subsidi untuk proyek ramah lingkungan. Di sini, koneksi politik dilihat sebagai jembatan untuk menyelaraskan tujuan perusahaan dengan agenda lingkungan nasional pemerintah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbagai studi kasus ini menunjukkan bahwa koneksi politik bukan cuma kedekatan personal, tapi juga langkah strategis untuk menjaga stabilitas bisnis sekaligus mempercepat inovasi dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.<\/span><\/p>\n<h3><b>Sebenarnya Apa Potensi Keuntungan yang Diterima oleh Perusahaan, Jika Terafiliasi dengan Koneksi Politik?<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Antisipasi Risiko Politik<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan dengan koneksi politik cenderung memiliki kemampuan lebih baik dalam meredam dampak ketidakpastian politik terhadap keputusan investasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Akses Terhadap Pasar Dan Sumber Daya<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Berbagai riset menunjukkan bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">koneksi politik<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat mempermudah akses perusahaan terhadap kontrak pemerintah, subsidi, dan sumber daya strategis lainnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Peningkatan Performa Perusahaan<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Studi empiris menemukan bahwa perusahaan dengan koneksi politik sering kali memiliki valuasi pasar yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan tanpa koneksi serupa.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>Disisi Lain, Potensi Risiko Apa yang Harus Ditanggung oleh Perusahaan Jika Terafiliasi dengan Koneksi Politik?<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Citra Publik\/Reputasi<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Koneksi politik menciptakan risiko reputasi yang besar, di mana skandal tokoh terkait dapat langsung menurunkan kepercayaan publik dan memicu aksi boikot.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Akses Terhadap Pasar Dan Sumber Daya<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Berbagai riset menunjukkan bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">koneksi politik<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dapat mempermudah akses perusahaan terhadap kontrak pemerintah, subsidi, dan sumber daya strategis lainnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Peningkatan Performa Perusahaan<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Studi empiris menemukan bahwa perusahaan dengan koneksi politik sering kali memiliki valuasi pasar yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan tanpa koneksi serupa.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><b>Bagaimana mengukur <\/b><b><i>Political Connection<\/i><\/b><b> dalam penelitian?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Topik mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">koneksi politik<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> selalu menarik untuk dibahas karena dampaknya yang nyata bagi perusahaan. Melalui data yang ada, kita bisa melihat <\/span><b>bagaimana hubungan dengan politisi <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">dapat memengaruhi banyak hal penting, seperti kebijakan finansial, tata kelola internal, hingga keberhasilan perusahaan dalam mencapai targetnya. Oleh karena itu, penting bagi peneliti untuk memahami <\/span><b>bagaimana <\/b><b><i>koneksi politik<\/i><\/b><b> dapat diukur agar hasilnya tetap objektif<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Berikut adalah beberapa pendekatan yang umum digunakan dalam literatur untuk mengukur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">koneksi politik<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h4><b>Menggunakan <\/b><b><i>Dummy Variable<\/i><\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode paling umum digunakan dengan penjelasan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">1 = Nilai jika perusahaan memiliki koneksi politik<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">0 = Nilai jika perusahaan tidak memiliki koneksi politik<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kriteria biasanya meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Direktur\/komisaris pernah menjabat sebagai pejabat publik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemegang saham utama memiliki jabatan politik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Afiliasi formal dengan partai politik<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h4><b>Menggunakan Proporsi atau Indeks<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa penelitian menghitung:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Persentase anggota dewan yang memiliki latar belakang politik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah <em>koneksi politik<\/em> yang dimiliki perusahaan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendekatan ini memberikan variasi yang lebih detail dibandingkan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dummy <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sederhana.<\/span><\/p>\n<p><b>Jadi, <\/b><b><i>koneksi politik <\/i><\/b><b>bukan cuma teori akademik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, tapi strategi yang berdampak langsung pada nilai perusahaan. Pada praktiknya, menentukan apakah sebuah perusahaan benar-benar punya koneksi politik bukanlah hal yang mudah. Untuk memahaminya, kita perlu menelusuri latar belakang petinggi perusahaan dan mencocokkannya dengan berbagai sumber data. Proses ini membutuhkan ketelitian tinggi dan waktu yang tidak sedikit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, untuk mendukung kebutuhan penelitian yang lebih efisien dan terstruktur, kini <\/span><a href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/\"><b>ESGI Dataset <\/b><\/a>telah<b> menyediakan Data <\/b><b><i>Political Connection<\/i><\/b><b> 2024<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang siap digunakan untuk analisis empiris. Data ini juga <\/span><b>dapat divisualisasikan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> sehingga memudahkan peneliti dalam mengeksplorasi pola, distribusi, maupun intensitas koneksi politik perusahaan.<\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Baca juga:<\/strong> <b><a class=\"LinkSuggestion__Link-sc-1gewdgc-4 evyocv\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/rekomendasi-sumber-data-skripsi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi Sumber Data Penelitian<\/a><\/b><\/p>\n<hr \/>\n<p>&nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam literatur keuangan dan tata kelola perusahaan, political connection atau koneksi politik merupakan salah satu variabel penting yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana hubungan antara perusahaan dan kekuasaan politik dapat memengaruhi keputusan serta kinerja perusahaan. Di negara berkembang seperti Indonesia, relasi antara elit bisnis dan elit politik sering menjadi faktor strategis. Relasi ini membuka akses ke &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/bagaimana-koneksi-politik-memengaruhi-perusahaan\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Bagaimana Koneksi Politik Memengaruhi Perusahaan?<\/span> Selengkapnya &raquo;<\/a><\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":7141,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-global-header-display":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":""},"categories":[38],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana Koneksi Politik Memengaruhi Perusahaan?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Koneksi Politik dalam bisnis: definisi, dampak pada kinerja, akses sumber daya, risiko, dan metode pengukuran dalam penelitian empiris.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/bagaimana-koneksi-politik-memengaruhi-perusahaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagaimana Koneksi Politik Memengaruhi Perusahaan?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Koneksi Politik dalam bisnis: definisi, dampak pada kinerja, akses sumber daya, risiko, dan metode pengukuran dalam penelitian empiris.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/bagaimana-koneksi-politik-memengaruhi-perusahaan\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-19T07:58:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-21T03:57:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/dictionary-definition-of-word-2026-03-19-23-09-06-utc-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"esg intelligence\">\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/\",\"name\":\"ESGI\",\"description\":\"INTELLIGENCE\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/bagaimana-koneksi-politik-memengaruhi-perusahaan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/dictionary-definition-of-word-2026-03-19-23-09-06-utc-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707,\"caption\":\"Koneksi Politik\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/bagaimana-koneksi-politik-memengaruhi-perusahaan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/bagaimana-koneksi-politik-memengaruhi-perusahaan\/\",\"name\":\"Bagaimana Koneksi Politik Memengaruhi Perusahaan?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/bagaimana-koneksi-politik-memengaruhi-perusahaan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-02-19T07:58:53+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-21T03:57:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#\/schema\/person\/e6f413c582eb0beffac377fe4a2b9db5\"},\"description\":\"Koneksi Politik dalam bisnis: definisi, dampak pada kinerja, akses sumber daya, risiko, dan metode pengukuran dalam penelitian empiris.\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.esgi.ai\/bagaimana-koneksi-politik-memengaruhi-perusahaan\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#\/schema\/person\/e6f413c582eb0beffac377fe4a2b9db5\",\"name\":\"esg intelligence\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e45e08fe03e32dc53f4ad1fa75a76443?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"esg intelligence\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7116"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7116"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7116\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7136,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7116\/revisions\/7136"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7141"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7116"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7116"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7116"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}