{"id":7151,"date":"2026-05-05T15:31:03","date_gmt":"2026-05-05T08:31:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.esgi.ai\/?p=7151"},"modified":"2026-05-18T08:25:33","modified_gmt":"2026-05-18T01:25:33","slug":"bagaimana-perubahan-iklim-memengaruhi-perusahaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/bagaimana-perubahan-iklim-memengaruhi-perusahaan\/","title":{"rendered":"Bagaimana perubahan iklim memengaruhi perusahaan?"},"content":{"rendered":"<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>Bagaimana perubahan iklim memengaruhi perusahaan?<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Perubahan iklim (<em>climate change<\/em>) mengakibatkan banyak perubahan pada cuaca, wilayah pesisir, laut, hingga lingkungan asli maupun buatan. Dampaknya terhadap perusahaan juga berbeda-beda tergantung pada jenis industri, lokasi operasional, serta tingkat kerentanan fasilitas dan layanan yang dimiliki oleh perusahaan.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_7161\" aria-describedby=\"caption-attachment-7161\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img class=\"wp-image-7161 size-medium\" src=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cracked-earth-landscape-under-cloudy-sky-2026-03-18-14-51-41-utc-300x198.jpg\" alt=\"Source: Envato\" width=\"300\" height=\"198\" srcset=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cracked-earth-landscape-under-cloudy-sky-2026-03-18-14-51-41-utc-300x198.jpg 300w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cracked-earth-landscape-under-cloudy-sky-2026-03-18-14-51-41-utc-1024x674.jpg 1024w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cracked-earth-landscape-under-cloudy-sky-2026-03-18-14-51-41-utc-768x506.jpg 768w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cracked-earth-landscape-under-cloudy-sky-2026-03-18-14-51-41-utc-391x260.jpg 391w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cracked-earth-landscape-under-cloudy-sky-2026-03-18-14-51-41-utc-1536x1011.jpg 1536w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cracked-earth-landscape-under-cloudy-sky-2026-03-18-14-51-41-utc-2048x1349.jpg 2048w, https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/cracked-earth-landscape-under-cloudy-sky-2026-03-18-14-51-41-utc-18x12.jpg 18w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7161\" class=\"wp-caption-text\">Perubahan Iklim\/Source: Envato<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Dampak dari perubahan iklim terhadap perusahaan terbagi menjadi 2 yaitu dampak langsung dan dampak tidak langsung. Dampak langsung biasanya berupa kerusakan fisik akibat banjir, kebakaran, kekeringan, atau bencana alam lainnya yang dapat mengganggu kegiatan operasional perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Sementara itu, dampak tidak langsung dapat berupa terganggunya rantai pasok akibat cuaca ekstrem, kenaikan biaya operasional, hingga penurunan pendapatan perusahaan. Dalam jangka panjang, perubahan iklim juga dapat memengaruhi stabilitas bisnis, keputusan investasi dan tingkat risiko perusahaan.<\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Baca Juga:<\/strong> <a class=\"LinkSuggestion__Link-sc-1gewdgc-4 evyocv\" style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/apakah-risiko-esg-dapat-memengaruhi-bisnis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apakah Risiko ESG Dapat Memengaruhi Bisnis?<\/a><\/span><\/p>\n<hr \/>\n<h3><\/h3>\n<h3><span style=\"color: #000000;\"><b>Bagaimana mengukur <em>Climate Change<\/em> dalam Penelitian<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam penelitian perusahaan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">climate change<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada umumnya tidak diukur secara langsung, melainkan melalui indikator bagaimana bentuk respons perusahaan dalam menghadapi isu iklim. Beberapa indikator yang sering digunakan adalah:<\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Carbon Emission<br \/>\n<\/b>Mengukur seberapa banyak emisi karbon yang dikeluarkan oleh perusahaan selama aktivitas bisnisnya berjalan. Indikator ini sering digunakan untuk melihat bagaimana kontribusi perusahaan terhadap perubahan iklim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Contoh:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Total CO<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Emission<\/span><\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Carbon intensity\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Climate Risk Disclosure<br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Indikator ini mengukur sejauh mana perusahaan mengungkapkan risiko iklim dalam laporan keberlanjutan (<em>Sustainability Report<\/em>) atau laporan tahunan (<em>Annual Report<\/em>). Pengukuran ini biasanya menggunakan metode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">analisis konten <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berdasarkan framework <a href=\"https:\/\/www.fsb-tcfd.org\/\">TCFD<\/a> ataupun <a href=\"https:\/\/www.globalreporting.org\/\">GRI.<\/a><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><b>ESG Score\/Environmental Score<br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan penilaian ESG sebagai indikator kesiapan perusahaan dalam menghadapi risiko lingkungan dan isu perubahan iklim.<\/span><b><\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Green Innovation<br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Indikator ini menunjukkan upaya perusahaan dalam menciptakan inovasi ramah lingkungan, misalnya investasi hijau, energi terbarukan, efisiensi energi, atau teknologi rendah karbon.<\/span><\/span><\/p>\n<h4><span style=\"color: #000000;\"><b>Variabel Dependen yang biasa digunakan<\/b><\/span><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Untuk melakukan penelitian mengenai climate change terhadap perusahaan, beberapa variabel dependen yang bisa kamu gunakan meliputi:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>1. Firm value<br \/>\n<\/b>Biasa digunakan untuk mengukur bagaimana pasar menilai perusahaan di tengah risiko iklim dan tekanan keberlanjutan. Contohnya seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Tobin\u2019s Q<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Price-to-book Value (PBV)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>2. Profitability<br \/>\n<\/b>Variabel ini biasa digunakan untuk melihat pengaruh climate change terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Contohnya seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Return on Assets (ROA)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Return on Equity (ROE)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400; color: #000000;\">Net Profit Margin (NPM)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>3. Cost of debt<br \/>\n<\/b>Variabel ini digunakan untuk mengukur apakah perusahaan dengan risiko iklim yang tinggi, menghadapi biaya pinjaman yang lebih mahal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>4. Firm Risk<br \/>\n<\/b>Mengukur tingkat risiko perusahaan, baik dari sisi volatilitas maupun risiko operasional akibat climate change.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendukung kebutuhan penelitian, data mengenai variabel tersebut, dapat diakses melalui<\/span> <a style=\"color: #000000;\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/\"><b>ESGI Dataset<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagaimana perubahan iklim memengaruhi perusahaan? Perubahan iklim (climate change) mengakibatkan banyak perubahan pada cuaca, wilayah pesisir, laut, hingga lingkungan asli maupun buatan. Dampaknya terhadap perusahaan juga berbeda-beda tergantung pada jenis industri, lokasi operasional, serta tingkat kerentanan fasilitas dan layanan yang dimiliki oleh perusahaan. Dampak dari perubahan iklim terhadap perusahaan terbagi menjadi 2 yaitu dampak langsung &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/bagaimana-perubahan-iklim-memengaruhi-perusahaan\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Bagaimana perubahan iklim memengaruhi perusahaan?<\/span> Selengkapnya &raquo;<\/a><\/p>","protected":false},"author":14,"featured_media":7168,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"default","ast-global-header-display":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":""},"categories":[38],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana Perubahan Iklim dapat Memengaruhi Perusahaan?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Climate change memengaruhi perusahaan melalui risiko operasional, biaya, dan rantai pasok. Pelajari indikator dalam penelitian perusahaan!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/bagaimana-perubahan-iklim-memengaruhi-perusahaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagaimana Perubahan Iklim dapat Memengaruhi Perusahaan?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Climate change memengaruhi perusahaan melalui risiko operasional, biaya, dan rantai pasok. Pelajari indikator dalam penelitian perusahaan!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/bagaimana-perubahan-iklim-memengaruhi-perusahaan\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-05T08:31:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-18T01:25:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/hands-protecting-new-plant-in-cracked-earth-2026-03-26-22-40-54-utc-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Reyhan Wasista\">\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\">\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/\",\"name\":\"ESGI\",\"description\":\"INTELLIGENCE\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/bagaimana-perubahan-iklim-memengaruhi-perusahaan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/hands-protecting-new-plant-in-cracked-earth-2026-03-26-22-40-54-utc-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707,\"caption\":\"Climate change\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/bagaimana-perubahan-iklim-memengaruhi-perusahaan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/bagaimana-perubahan-iklim-memengaruhi-perusahaan\/\",\"name\":\"Bagaimana Perubahan Iklim dapat Memengaruhi Perusahaan?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/bagaimana-perubahan-iklim-memengaruhi-perusahaan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-05-05T08:31:03+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-18T01:25:33+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#\/schema\/person\/f9f835f51616d6a22c374cd17f207d1b\"},\"description\":\"Climate change memengaruhi perusahaan melalui risiko operasional, biaya, dan rantai pasok. Pelajari indikator dalam penelitian perusahaan!\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.esgi.ai\/bagaimana-perubahan-iklim-memengaruhi-perusahaan\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#\/schema\/person\/f9f835f51616d6a22c374cd17f207d1b\",\"name\":\"Reyhan Wasista\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.esgi.ai\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1c93b04b62c0fcca9b71ff231ab06efc?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Reyhan Wasista\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7151"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7151"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7151\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7169,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7151\/revisions\/7169"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7168"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7151"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7151"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.esgi.ai\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7151"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}