Bisnis Vs Kekuasaan: Bagaimana Political Connection Memengaruhi Perusahaan?

Dalam literatur keuangan dan tata kelola perusahaan, political connection (koneksi politik) merupakan salah satu variabel penting yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana hubungan antara perusahaan dan kekuasaan politik dapat memengaruhi keputusan serta kinerja perusahaan. Di negara berkembang seperti Indonesia, relasi antara elit bisnis dan elit politik sering kali menjadi faktor strategis dalam memperoleh akses terhadap sumber daya ekonomi, regulasi, maupun perlindungan kebijakan. Oleh karena itu, political connection sering digunakan sebagai variabel independen dalam penelitian yang menguji kinerja perusahaan, struktur modal, penghindaran pajak, pengungkapan CSR, hingga akses pembiayaan.

Sebenarnya apa sih Political Connection itu?

Dalam dunia bisnis, kita sering mendengar istilah koneksi politik. Secara sederhana, sebuah perusahaan dianggap memiliki kedekatan politik apabila terdapat anggota parlemen, pejabat pemerintahan, hingga mantan birokrat yang menjabat sebagai dewan komisaris, direksi, atau pemegang saham pengendali (Habib et al., 2022). 

Temuan dari Pucheta-Martínez & Bel-Oms (2021) menjelaskan bahwa hubungan ini bukan sekadar formalitas jabatan, melainkan bentuk kerja sama antara bisnis dan politik yang dapat saling memengaruhi. Kedekatan ini sering kali muncul dari kehadiran seseorang dalam struktur organisasi yang memiliki akses langsung ke “kursi” kebijakan, yang pada akhirnya dapat memengaruhi pengambilan keputusan di tingkat perusahaan (Wu et al., 2023).

Artinya, koneksi politik dapat dipahami sebagai hubungan formal maupun informal antara perusahaan dan politisi. Tentunya hal ini akan berpengaruh terhadap cara perusahaan menyusun strategi bisnis ke depan.

Studi oleh Ding et al. (2021) mengamati ribuan perusahaan di berbagai negara saat krisis COVID-19. Hasilnya, perusahaan yang memiliki koneksi politik cenderung memiliki performa saham yang lebih stabil saat kondisi pasar terguncang. Koneksi ini dianggap sebagai “asuransi” oleh investor karena perusahaan tersebut lebih mudah mengakses bantuan likuiditas atau stimulus pemerintah dibandingkan dengan perusahaan tanpa koneksi. 

Di sisi lain, Li et al. (2023) membahas bagaimana koneksi politik membantu perusahaan dalam transisi energi. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa perusahaan yang terhubung secara politik lebih mudah mendapatkan “Green Loan” (pinjaman hijau) atau subsidi untuk proyek ramah lingkungan. Di sini, koneksi politik dilihat sebagai jembatan untuk menyelaraskan tujuan perusahaan dengan agenda lingkungan nasional pemerintah.

Berbagai studi kasus ini menunjukkan bahwa koneksi politik bukan sekadar tentang kedekatan personal, melainkan langkah taktis untuk menjaga stabilitas bisnis sekaligus mempercepat inovasi guna menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.

Sebenarnya Apa Potensi Keuntungan yang Diterima oleh Perusahaan, Jika Terafiliasi dengan Koneksi Politik?

  • Antisipasi Risiko Politik
    Perusahaan dengan koneksi politik cenderung memiliki kemampuan lebih baik dalam meredam dampak ketidakpastian politik terhadap keputusan investasi.
  • Akses Terhadap Pasar Dan Sumber Daya
    Berbagai riset menunjukkan bahwa political connection dapat mempermudah akses perusahaan terhadap kontrak pemerintah, subsidi, dan sumber daya strategis lainnya.
  • Peningkatan Performa Perusahaan
    Studi empiris menemukan bahwa perusahaan dengan koneksi politik sering kali memiliki valuasi pasar yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan tanpa koneksi serupa.

Disisi Lain, Potensi Risiko Apa yang Harus Ditanggung oleh Perusahaan Jika Terafiliasi dengan Koneksi Politik?

  • Citra Publik/Reputasi
    Koneksi politik menciptakan risiko reputasi yang besar, di mana skandal tokoh terkait dapat langsung menurunkan kepercayaan publik dan memicu aksi boikot.
  • Akses Terhadap Pasar Dan Sumber Daya
    Berbagai riset menunjukkan bahwa political connection dapat mempermudah akses perusahaan terhadap kontrak pemerintah, subsidi, dan sumber daya strategis lainnya.
  • Peningkatan Performa Perusahaan
    Studi empiris menemukan bahwa perusahaan dengan koneksi politik sering kali memiliki valuasi pasar yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan tanpa koneksi serupa.

Bagaimana mengukur Political Connection dalam penelitian?

Topik mengenai political connection selalu menarik untuk dibahas karena dampaknya yang nyata bagi perusahaan. Melalui data yang ada, kita bisa melihat bagaimana hubungan dengan politisi dapat memengaruhi banyak hal penting, seperti kebijakan finansial, tata kelola internal, hingga keberhasilan perusahaan dalam mencapai targetnya. Oleh karena itu, penting bagi peneliti untuk memahami bagaimana political connection dapat diukur agar hasilnya tetap objektif. Berikut adalah beberapa pendekatan yang umum digunakan dalam literatur untuk mengukur political connection.

Menggunakan Dummy Variable

Metode paling umum digunakan dengan penjelasan sebagai berikut.

1 = Nilai jika perusahaan memiliki koneksi politik
0 = Nilai jika perusahaan tidak memiliki koneksi politik

Kriteria biasanya meliputi:

  • Direktur/komisaris pernah menjabat sebagai pejabat publik
  • Pemegang saham utama memiliki jabatan politik
  • Afiliasi formal dengan partai politik

Menggunakan Proporsi atau Indeks

Beberapa penelitian menghitung:

  • Persentase anggota dewan yang memiliki latar belakang politik
  • Jumlah koneksi politik yang dimiliki perusahaan

Pendekatan ini memberikan variasi yang lebih detail dibandingkan dengan dummy sederhana.

Jadi, political connection bukan hanya sekadar teori akademik, tetapi strategi yang berdampak langsung pada nilai perusahaan. Namun, pada praktiknya, menentukan apakah sebuah perusahaan benar-benar punya koneksi politik bukanlah hal yang mudah. Kita perlu menelusuri latar belakang para petinggi perusahaan secara mendalam dan mencocokkannya dengan berbagai sumber data, yang tentunya membutuhkan ketelitian ekstra dan waktu yang tidak sedikit.

Maka dari itu, untuk mendukung kebutuhan penelitian yang lebih efisien dan terstruktur, kini ESGI Dataset telah menyediakan Data Political Connection 2024 yang siap digunakan untuk analisis empiris. Data ini juga dapat divisualisasikan sehingga memudahkan peneliti dalam mengeksplorasi pola, distribusi, maupun intensitas koneksi politik perusahaan.