Surabaya, 13 Agustus 2025 — Center for Environmental, Social, and Governance Studies (CESGS) Universitas Airlangga memperkuat komitmennya dalam mendukung kualitas riset akademik di Indonesia. CESGS bekerja sama dengan Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Stata Training Class pada 7–8 Agustus 2025 di Laboratorium Project Based Learning FEB UNS. Peserta utama kegiatan ini adalah para dosen pengajar.
Acara dibuka oleh Kepala Program Studi S1 Akuntansi FEB UNS, Prof. Doddy Setiawan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguasaan perangkat analisis data seperti Stata untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah.
Pelatihan ini dirancang untuk pengguna Stata tingkat pemula hingga menengah. Materi difokuskan pada keterampilan praktis yang relevan untuk penelitian di bidang akuntansi, ekonomi, ilmu sosial, dan ESG atau keberlanjutan.
Hari Pertama: Using Stata Effectively – The Fundamentals
Sesi pertama membahas pengelolaan basis data, penggunaan do-file, pembersihan data, analisis statistik deskriptif dan inferensial, serta pembuatan grafik informatif dan reproducible reporting. Peserta juga mengikuti hands-on session bersama Hamidah Dwi Nita, Meifaza Ainur Rosyidah, dan Cindi Nandita Dewi, sehingga konsep yang dipelajari langsung dipraktikkan di aplikasi Stata.
Hari Kedua: Panel-Data Analysis Using Stata
Materi hari kedua mencakup regresi linier sederhana dan berganda, perbedaan fixed effects dan random effects, estimasi variabel instrumental, hingga model panel-data dinamis. Seluruh teknik disampaikan secara aplikatif, lengkap dengan panduan perintah, interpretasi output, dan validasi asumsi model. Peserta juga memecahkan studi kasus menggunakan data riil melalui hands-on session bersama tim trainer CESGS.
Harapan Kami
Menurut Iman Harymawan, Direktur CESGS, kegiatan ini sejalan dengan misi CESGS untuk memperluas literasi analisis data di kalangan akademisi.
“Penguasaan alat analisis seperti Stata tak hanya meningkatkan kualitas penelitian, tetapi juga memperkuat posisi akademisi Indonesia di publikasi internasional,” ujarnya.
Selain transfer pengetahuan, pelatihan ini menjadi wadah diskusi interaktif antara tim CESGS dan para dosen UNS mengenai tantangan nyata dalam riset akuntansi, strategi pengolahan big data, dan pemanfaatan Stata untuk publikasi di jurnal bereputasi.
CESGS UNAIR berharap dapat terus berperan aktif dalam membangun kapasitas riset lintas institusi. Kolaborasi ini juga diharapkan mendorong lahirnya karya ilmiah yang berkualitas, relevan, dan berdampak bagi perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Baca juga: Kolaborasi Research CESGS dan FBM UIB
